Inspirasi Generasi Milenial Mewujudkan Mimpi

IP Statis dan IP Dinamis

Perbedaan Antara IP Statis dan IP Dinamis

Sobat OW | tercinta....
IP statis atau yang sering disebut dengan IP tetap yaitu IP yang dedicated dengan sebuah PC, computer atau perangkat networking lainnya (misal router). Sementara yang dimaksud dengan IP dinamis yaitu IP yang didapatkan oleh computer/router lain dari sistem DHCP nya, IP yang didapatkan oleh PC ini bisa berubah-ubah sesuai dengan range yang disediakan oleh sebuah router atau oleh sang manajemennya.

Nach, lalu apa hubungannya antara IP statis atau dinamis diatas dengan pekerjaan kita sebagai operator sekolah yang sangat banyak pekerjaan yang harus diakses baik dalam jaringan offline, semi online maupun full online.

Ada beberapa aplikasi "OFFLINE" yang bisa dikerjakan bersama-sama untuk mempercepat progress dan pencapaian target pada sebuah lembaga, seperti Aplikasi Dapodik dengan localhostnya di 5774, Aplikasi EDS Dikdasmen atau yang sering disebut dengan PMP Offline dengan localhost 1745 nya.

Nach, cara seting IP statis sendiri sangat mudah Sobat... tidak sesulit yang Sobat bayangkan... Apalagi Sobat yang notabene adalah Proktor atau Teknisi dari UNBK... sudah pasti sangat mahir dalam hal ini...

Langsung saja, untuk melakukan seting IP Statis bisa dimulai diantaranya dengan salah satu cara yang akan Admin coba sampaikan...

1. Klik kanan simbol (icon try ) jaringan yang ada disudut kanan bawah dekstop para Sobat 

2. Pilih Open Network and sharing center

3. Klik Ethernet

4. Muncul kotak dialog ethertnet status, pilih Properties

5. Muncul kotak dialog Ethernet Properties, Pilih IP Version 4 (TCP/IP v 4) lalu pilih properties lagi


6. Muncul dialog IP Versi 4 Properties dan silahkan klik Us the following IP Addres lalu isikan IP addres sesuai dengan selera Sobat semuanya misal 192.168.0.1 atau 192.168.10.1 dan juga boleh 192.168.100.1

7. Setelah mengisi IP Statis tadi, klik subnet mask dan biarkan terisi otomatis (255.255.255.0)

8. Klik OK.

Itulah step by step cara mengisi IP statis pada laptop atau komputer yang kita miliki yang bisa Admin bagikan. Terima kasih atas kunjungannya, dan dinantikan kunjungan berikutnya...


Semoga bermanfaat....
Share:

Belajar Online Bersama Quipper School

Belajar Online Bersama Quipper School

Sobat OW | tercinta....
Di era globalisasi saat ini, banyak sekali pilihan yang bisa kita jadikan opsi untuk bisa meraih apa yang kita dambakan atau kita impikan. Seperti keberhasilan dalam proses kegiatan belajar serta memahami materi dari pembelajaran disekolah misalnya baik untuk guru maupun untuk siswa. Salah satu media online yang bisa kita gunakan adalah Quipper School. 

Quipper School sendiri tersedia dalam dua kategori layanan yaitu gratis dan berbayar. Namun Sobat OW jangan kawatir.... Fitur yang gratis cukup untuk menambah perbendaharaan pengetahuan SObat OW semuanya, bahkan mungkin kita tidak akan sanggup menampungnya karena banyaknya materi yang disediakan oleh Quipper ini.

Quipper School masih terbagi lagi menjadi dua kategori yaitu untuk siswa ( Quipper School For Student) dan untuk Guru (Quipper School Teacher). Dimana dari namanya saja kita bisa membayangkan isi dari masing-masing bagiannya. Sudah barang tentu untuk Student otomatis berisi berbagaimacam referensi dan materi pembelajaran yang ada untuk bisa digunakan sebagai media pendukung sarana belajar online gratis bagi siswa. Sementara untuk guru berisi pembeajaran yang akan disampaikan kepada peserta didik dan juga berisi kuis atau soal-soal latihan untuk dikerjakan oleh siswa pada tiap-tiap bagian atau bab pembelajaran yang ada.

Bagaimana? Sobat OW tertarik untuk menggunakan fasilitas yang ditawarkan oleh Quipper secara "GRATIS" ini...? Langsung saja klik link di bawah ini untuk registrasi akun Quipper School Untuk Siswa beserta step by step nya....


Demikian informasi mengenai Belajar Online Bersama Quipper School yang bisa Admin bagikan. Terima kasih atas kunjungannya dan dinantikan kunjungan berikutnya.

Semoga bermanfaat....
Share:

5 Rekomendasi Kabel HDMI yang Bagus dan Berkualitas 2019

5 Rekomendasi Kabel HDMI yang Bagus dan Berkualitas 2019

Sobat OW | tercinta...
Salah satu kabel berkinerja tinggi yang banyak dibutuhkan di masa sekarang adalah kabel HDMI (High Definition Multimedia Interface). Kabel ini berfungsi penghubung antar perangkat elektronik untuk mentransfer sinyal video dan audio dengan definisi tinggi sekaligus. Kabel ini biasanya digunakan untuk menyambungkan laptop ke TV, laptop ke proyektor, dan ke device atau perangkat lainnya.

Saat ini ada banyak pabrikan teknologi yang memproduksi berbagai model kabel HDMI ke pasaran. Harga yang ditawarkannya pun bervariasi, mulai dari yang terjangkau hingga yang mahal. Nah, di bawah ini akan kita bahas beberapa merk dan model kabel HDMI yang bagus yang layak untuk Sobat OW pilih.

1. Monster

Monster adalah produsen kabel terkemuka di dunia yang berasal dari Amerika Serikat. Perusahaan ini membuat berbagai jenis kabel berkinerja tinggi untuk berbagai keperluan, termasuk di dalamnya kabel HDMI yang masuk jajaran produk-produk kelas atas. 
Kabel HDMI buatan Monster terkenal karena kualitasnya yang sangat bagus. Bahkan banyak reviewer produk teknologi dunia yang merekomendasikan kabel HDMI Monster jika orang-orang menginginkan salah satu yang terbaik. Saat ini sudah banyak produk kabel HDMI Monster yang dirilis ke pasaran. 
Perusahaan mengemas setiap fitur yang mungkin ada ke dalam produk-produknya. Hasilnya adalah barang yang berkualitas tinggi dengan daya tahan yang sangat bagus sekaligus garansi yang panjang.

2. Monoprice

Perusahaan yang berkantor pusat di Rancho Cucamonga, California, Amerika Serikat ini juga merupakan salah satu pemain utama di industri kabel berkinerja tinggi. Monoprice, yang didirikan pada tahun 2002, menawarkan ribuan produk berkualitas tinggi dengan harga yang bervariasi.
Kabel HDMI buatan Monoprice yang terkenal handal telah mendapatkan ribuan respon positif dari banyak penggunanya di seluruh dunia. Salah satu produk kabel HDMI Monoprice yang populer adalah Monoprice Select. Kabel HDMI berkecepatan tinggi dan telah disertifikasi oleh HDMI tersebut banyak dipilih karena dijual cukup terjangkau serta mampu menangani berbagai keperluan, termasuk suara surround, resolusi 1080p, 4K, dan lain sebagainya. Selain itu, kabel HDMI ini juga tersedia dalam beberapa pilihan panjang dan warna.

3. Sony

Sony adalah brand global yang sudah sangat terkenal karena produk-produknya yang sangat berkualitas tinggi. Secara, Sony merupakan perusahaan elektronik asal Jepang yang sudah sangat berpengalaman dan maju di bidangnya. Berbagai produk telah dikeluarkan oleh Sony, termasuk yang berukuran kecil seperti kabel HDMI.
Sony memiliki sejumlah produk kabel HDMI yang menjadi andalan banyak orang, salah satunya adalah Sony High Speed HDMI. Dengan harga yang cukup terjangkau (di bawah Rp 150 ribu), Sobat sudah bisa membawa pulang kabel HDMI sepanjang dua meter yang bisa digunakan untuk berbagai keperluan, termasuk Home Theater dan PlayStation 3.

4. Wireworld

Wireworld adalah merk kabel HDMI yang bagus lainnya yang layak Sobat pilih. Produk Wireworld dikenal mampu menyuguhkan kualitas suara dan gambar yang sangat bagus. Bahkan perusahaan mengklaim kalau kabel HDMI Wireworld secara luas dianggap sebagai standar referensi untuk video HDMI dan audio fidelity. Wireworld juga menyebutkan kalau setiap model dan panjang kabel HDMI-nya saat ini telah memenuhi spesifikasi HDMI 2.0. Itu artinya produk Wireworld telah mendukung semua fitur-fitur terbaru, termasuk video 4K/60fps, 3D, warna 4:4:4 dan HDR. Beberapa produknya bahkan dibangun dengan teknologi unggulan untuk memaksimalkan kinerja dan kompatibilitas dengan berbagai sistem yang ada saat ini.

5. RAVPower

RAVPower yang terkenal sebagai produsen baterai HP dan laptop juga merupakan salah satu pemain populer di segmen perkabelan. Meskipun masih tergolong muda (berdiri pada tahun 2011), berbagai produk RAVPower kini telah tersebar ke berbagai tempat di dunia, termasuk Indonesia.
Salah satu produk kabel HDMI RAVPower yang cukup populer adalah RAVPower RP-CB006. Ini adalah sebuah kabel USB Type-C ke HDMI yang memungkinkan Sobat untuk melihat film, gambar, dan game dari perangkat Type-C yang kompatibel seperti MacBook atau Chromebook di monitor PC, TV, proyektor, dan lainnya.

Demikian informasi mengenai 5 Referensi Kabel HDMI yang bisa Admin bagikan dari carisinyal. Terima kasih atas kunjungannya, dan dinantikan kunjungan berikutnya.

Semoga bermanfaat....
Share:

Membuat Soal Ulangan Dengan Google Formulir

Cara Membuat Soal Ulangan Dengan Google Formulir Beserta Batasan Waktu


Sobat OW| tercinta....
Soal ulangan merupakan pekerjaan rutinitas sebagai pendidik dalam kurun waktu tertentu, serta selalu terulang secara kontinyu dari tahun ke tahun untuk semua jenjang dan tingkatan pendidikan yang ada di negeri ini.

Banyak yang belum menyadari kemurahan dan kemudahan yang ditawarkan serta diberika cuma-cuma kepada kita dari "mbah" kita yang satu ini. Siapa lagi jika bukan yang sering disebut dengan julukan mbah yang paling baik diantara yang terbaik, yaitu mbah google.

Salah satu fitur keren yang ditujukan untuk dunia pendidikan di Google Drive adalah adanya fitur pembuatan kuis yang bisa di setting pada penggunaan google formulir. Dengan adanya fitur ini tentunya akan sangat membantu Guru-Guru di Dunia Pendidikan dalam melakukan evaluasi materi-materi yang telah disampaikan ke peserta didik. 

Penggunaan Google Formulir yang kemudian difungsikan untuk membuat kuis online atau lebih Admin sukai dengan membuat soal online sangatlah mudah, bahkan orang awampun selama mau membaca dan mencoba menu dan fitur-fitur yang ada pada google drive ini Admin yakin, pasti bisa membuatnya.

Fitur memberi batasan waktu ini sebenarnya memanfaatkan salah satu plugin buatan pihak ketiga, dan plugin ini tersedia dan bisa terintegrasi dengan google formulir tentunya aman tidak menimbulkan masalah-masalah keamanan pada akun google Sobat. 

Mungkin nantinya Sobat akan bertanya, "bagaimana cara memberi batasan waktu pengerjaan dengan menampilkan waktu berjalan mundur seperti pada soal online yang dibuat menggunakan aplikasi quiz creator, ispring atau wondershare?" akan Admin jawab terlebih dahulu, bahwa untuk pembuatan soal online dengan memberi batasan waktu pada google formulir ini belum bisa seperti pada pembuatan soal dengan quiz creator, berdoa saja kedepan akan dilengkapi dengan fitur-fitur seperti pada aplikasi quiz creator.

Pembatasan waktu disini lebih dimunculkan bahwa soal yang kita bagikan linknya kepada Peserta Ujian dapat diakses sampai batasan waktu yang kita atur, misal sampai dengan jam 11.00 WIB. Setelah jam 11.00 WIB link soal tersebut sudah tidak bisa diakses lagi kecuali pengaturan waktunya Sobat rubah kembali.

Baik, kita mulai saja proses pembuatan soalnya...

  1. Login ke drive.google.com, kemudian klik tombol Baru - Lainnya - Google Formulir
  2. Tuliskan judul soal, kemudian dipojok kanan atas, klik SETELAN - klik tab menu KUIS - aktifkan fitur Jadikan ini sebagai kuis.
  3. Ketiklah soal pilihan ganda sesuai dengan kebutuhan Sobat semuanya, untuk memasukan kunci jawaban dan jumlah skor tiap soal, Sobat bisa klik KUNCI JAWABAN pada bagian bawah soal dan pilihan ganda jawaban yang Sobat ketik tadi, Pada anak panah nomor 3 boleh diaktifkan fitur wajib diisi atau abaikan saja sebagai pengujian terhadap ketelitian Peserta Ujian dalam mengerjakan soal.
  4. Sobat bisa tuliskan nilai skor tiap soal, kemudian klik pada opsi pilihan ganda yang menjadi kunci jawaban pada soal yang Sobat buat, sampai tahap ini Sobat OW telah selesai membuat soal online dengan google drive untuk satu soal. Soal berikutnya prosedurnya sama persis dengan soal pertama.
  5. Untuk memberikan batasan waktu pengerjaan soal, gunakan script yang telah dibuat pihak ketiga dan tersedia di daftar pengaya-nya google,
  6. Kemudian cari FormLimiter, klik untuk proses instalasi/ pemasangan ke akun google Sobat, pilih akun (email) yang Sobat gunakan ketika muncul notifikasi.
  7. Klik izinkan untuk memasang script ke akun google Sobat OW,
  8. Setelah selesai proses pemasangan, akan muncul jendela disebelah kanan soal yang berisi pengaturan tanggal dan waktu, silahkan Sobat atur tanggal dan waktu ditutupnya soal online yang Sobat OW buat tadi, jangan lupa klik tombol Save and enable.
  9. Hasil akhirnya, jika soal online sudah berjalan sampai batas waktu yang telah ditentukan, maka otomatis akan tertutup dengan tampilan pesan seperti berikut, Pesan yang muncul bisa Sobat OW sesuaikan dengan pesan Sobat masing-masing :

Demikian Informasi mengenai Cara Membuat Soal Online di Google Formulir Dengan Batasan Waktu yang bisa Admin bagikan. Terima kasih atas kunjungannya, dan dinantikan kunjungan berikutnya. Jika ada yang perlu ditanyakan, silahkan langsung hubungi Admin melalui chat disudut kanan bawah pada blog ini.

Semoga bermanfaat....
Share:

Mengenal Stunting, Kondisi Tubuh Anak Pendek yang Ternyata Berbahaya

Mengenal Stunting, Kondisi Tubuh Anak Pendek yang Ternyata Berbahaya

Sobat OW| tercinta....

Kebanyakan orangtua hanya melihat perkembangan dan pertumbuhan anaknya dari berat badan saja. Jika berat badan cukup atau melihat pipi anaknya sudah sedikit tembam, anak tersebut dianggap sudah sehat. Padahal, tinggi badan adalah salah satu faktor yang menentukan apakah nutrisi anak sudah baik atau belum. Pertumbuhan tinggi badan yang tidak normal dikenal dengan nama stunting. Lantas, apa dampak yang akan terjadi jika pertumbuhan tinggi badan anak tidak sama dengan teman seusianya?

Apa itu stunting?
Mengutip dari Buletin Stunting yang dikeluarkan oleh Kementerian Kesehatan RI, stunting adalah suatu kondisi yang ditandai ketika panjang atau tinggi badan anak kurang jika dibandingkan dengan umur. Atau mudahnya, stunting adalah kondisi di mana anak mengalami gangguan pertumbuhan sehingga menyebabkan tubuhnya lebih pendek ketimbang teman-teman seusianya.

Banyak yang tidak tahu kalau anak pendek adalah tanda dari adanya masalah gizi kronis pada pertumbuhan tubuh si kecil. Terlebih lagi, jika stunting dialami oleh anak yang masih di bawah usia 2 tahun. Hal ini harus segera ditangani dengan segera dan tepat.

Pasalnya, stunting adalah kejadian yang tak bisa dikembalikan seperti semula jika sudah terjadi. Anak masuk ke dalam kategori stunting ketika panjang atau tinggi badannya menunjukkan angka di bawah -2 standar deviasi (SD). Penilaian status gizi yang satu ini biasanya menggunakan grafik pertumbuhan anak (GPA) dari WHO.

Tubuh pendek pada anak yang berada di bawah standar normal, merupakan akibat dari kondisi kurang gizi yang telah berlangsung dalam waktu lama. Hal tersebut yang kemudian membuat pertumbuhan tinggi badan anak terhambat, sehingga mengakibatkan dirinya tergolong stunting.

Jadi singkatnya, anak dengan tubuh pendek belum tentu serta merta mengalami stunting. Pasalnya, stunting hanya bisa terjadi ketika kurangnya asupan nutrisi harian anak, sehingga memengaruhi perkembangan tinggi badannya.

Apa penyebab stunting pada anak?
Stunting adalah hasil dari berbagai faktor yang terjadi di masa lalu. Misalnya asupan gizi yang buruk, berkali-kali terserang penyakit infeksi, serta berat badan lahir rendah (BBLR).

Kondisi tidak tercukupinya asupan gizi anak ini biasanya tidak hanya terjadi setelah ia lahir saja. Melainkan bisa dimulai sejak ia masih di dalam kandungan. WHO sebagai Badan Kesehatan Dunia, menyatakan bahwa sekitar 20 persen kejadian stunting sudah terjadi saat bayi masih berada di dalam kandungan.

Hal ini disebabkan oleh asupan ibu selama hami kurang bergizi dan berkualitas, sehingga nutrisi yang diterima janin cenderung sedikit. Akhirnya, pertumbuhan di dalam kandungan mulai terhambat dan terus berlanjut setelah kelahiran.

Selain itu, kondisi ini juga bisa terjadi akibat kebutuhan gizi anak saat masih di bawah usia 2 tahun tidak tercukupi. Entah itu tidak diberikan ASI eksklusif, ataupun MPASI (makanan pendamping ASI) yang diberikan kurang mengandung zat gizi yang berkualitas.

Banyak teori yang menyatakan bahwa kurangnya asupan makanan juga bisa menjadi salah satu faktor utama penyebab stunting. Khususnya asupan makanan yang mengandung zink, zat besi, serta protein ketika anak masih berusia balita.

Melansir dari buku Gizi Anak dan Remaja, kejadian ini umumnya sudah mulai berkembang saat anak berusia 3 bulan. Proses perkembangan tersebut lambat laun mulai melambat ketika anak berusia 3 tahun.

Setelah itu, grafik penilaian tinggi badan berdasarkan umur (TB/U), terus bergerak mengikuti kurva standar tapi dengan posisi berada di bawah. Ada sedikit perbedaan kondisi stunting yang dialami oleh kelompok usia 2-3 tahun, dan anak dengan usia lebih dari 3 tahun.

Pada anak yang berusia di bawah 2-3 tahun, rendahnya pengukuran grafik tinggi badan menurut usia (TB/U) bisa menggambarkan proses stunting yang sedang berlangsung. Sedangkan pada anak yang berusia lebih dari itu, kondisi tersebut menunjukkan kalau kegagalan pertumbuhan anak memang telah terjadi (stunted).

Apa saja gejala stunting?
Gejala stunting yang paling utama adalah anak memiliki tubuh pendek di bawah rata-rata. Tinggi atau pendeknya tubuh anak sebenarnya bisa dengan mudah Sobat ketahui, jika Sobat memantau tumbuh kembang si kecil sejak ia lahir.

Beberapa gejala dan tanda lain yang terjadi kalau anak mengalami gangguan pertumbuhan:

  • Berat badan anak tidak naik, bahkan cenderung menurun.
  • Perkembangan tubuh anak terhambat, seperti telat menarche (menstruasi pertama anak perempuan).
  • Anak mudah terserang berbagai penyakit infeksi.
Sementara untuk tahu apakah tinggi anak normal atau tidak, Sobat harus secara rutin memeriksakannya ke pelayanan kesehatan terdekat. Baik itu membawa si kecil ke dokter, bidan, Posyandu, atau pun Puskesmas terdekat setiap bulan.

Apa dampaknya jika anak stunting sejak kecil?
Stunting adalah gangguan pertumbuhan anak, yang jika tidak ditangani dengan baik tentu akan memengaruhi pertumbuhannya hingga dewasa nanti. Bukan cuma dampak fisik saja yang mungkin timbul dari tubuh pendek pada anak.

Berikut berbagai risiko yang dialami oleh anak pendek atau stunting di kemudian hari.

  • Kesulitan belajar.
  • Kemampuan kognitifnya lemah.
  • Mudah lelah dan tak lincah dibandingkan dengan anak-anak lain seusianya.
  • Memiliki risiko lebih tinggi untuk terserang penyakit infeksi di kemudian hari, karena sistem kekebalan tubuhnya yang lemah. 
  • Memilki risiko lebih tinggi untuk mengalami berbagai penyakit kronis (diabetes, penyakit jantung, kanker, dan lain-lain) di usia dewasa.
Bahkan, ketika sudah dewasa nanti, anak dengan tubuh pendek akan memiliki tingkat produktivitas yang rendah  dan sulit bersaing di dalam dunia kerja. Bagi anak perempuan yang mengalami stunting, berisiko untuk mengalami masalah kesehatan dan perkembangan pada keturunannya saat sudah dewasa. 

Hal tersebut biasanya terjadi pada wanita dewasa dengan tinggi badan kurang dari 145 cm karena mengalami stunting sejak kecil. Pasalnya, ibu hamil yang bertubuh pendek di bawah rata-rata (maternal stunting) akan mengalami perlambatan aliran darah ke janin, serta pertumbuhan rahim dan plasenta.

Bukan tidak mungkin, kondisi tersebut akan berdampak buruk pada kondisi bayi yang dilahirkan. Bayi yang lahir dari ibu dengan tinggi badan di bawah rata-rata berisiko mengalami komplikasi medis yang serius, bahkan pertumbuhan yang terhambat.

Perkembangan saraf dan kemampuan intelektual bayi tersebut bisa terhambat, disertai dengan tinggi badan yang rendah. Selayaknya stunting yang berlangsung sejak kecil, bayi dengan kondisi tersebut juga akan terus mengalami hal yang sama sampai ia beranjak dewasa.

Dampak stunting juga bisa memengaruhi proses kelahiran bayi
Stunting juga bisa meningkatkan risiko kematian janin saat melahirkan, karena kesulitan persalinan yang dialami ibu. Pasalnya, ibu dengan tinggi badan di bawah normal cenderung memiliki ukuran panggul yang kecil atau sempit. Hal inilah yang nantinya akan mempersempit jalan lahir bayi, sehingga menyulitkannya untuk keluar dari rahim ibu.

Atau dengan kata lain, ukuran kepala bayi terlalu besar sehingga tidak sepadan dengan ukuran panggul yang dimiliki ibu. Oleh karena proporsi ukuran yang tidak sesuai inilah, ibu dengan tinggi badan pendek biasanya sulit untuk melakukan persalinan normal (melalui vagina).

Sebab jika dipaksakan, kondisi tersebut justru bisa meningkatkan risiko kematian maternal dan masalah kesehatan pada bayi. Entah itu dalam jangka pendek maupun panjang.

Rendahnya tinggi badan ibu yang telah terjadi sejak kecil juga bisa mengakibatkan hal yang sama pada anak-anaknya kelak. Anak yang lahir dari ibu dengan tinggi badan di bawah rata-rata berisiko mengalami underweight atau berat badan rendah, serta tinggi badan yang tidak rendah pula.

Itulah mengapa kondisi ini dikatakan sebagai masalah gizi yang dapat berdampak hingga anak berusia lanjut usia, apabila tidak segera ditangani.

Bagaimana cara menangani stunting pada anak?
Melansir dari Buletin Stunting menurut Kementerian Kesehatan RI, stunting dipengaruhi oleh pola asuh, cakupan dan kualitas pelayanan kesehatan, lingkungan, serta ketahanan pangan. 

Salah satu cara pertama yang bisa dilakukan untuk anak dengan tinggi badan di bawah normal, yakni dengan memberikannya pola asuh yang tepat. Dalam hal ini meliputi inisiasi menyusui dini (IMD), pemberian ASI Eksklusif sampai usia 6 bulan, serta pemberian ASI bersama dengan MP-ASI sampai anak berusia 2 tahun.

WHO dan UNICEF menganjurkan agar bayi usia 6-23 bulan untuk mendapatkan makanan pendamping ASI (MP-ASI) yang optimal. Ketentuan pemberian makanan tersebut sebaiknya mengandung minimal 4 atau lebih dari 7 jenis makanan.

Meliputi serealia/umbi-umbian, kacang-kacangan, produk olahan susu, telur atau sumber protein lainnya, sayur dan buah kaya vitamin A atau lainnya. Di sisi lain, perhatikan juga batas ketentuan minimum meal frequency (MMF), untuk bayi usia 6-23 bulan yang diberi dan tidak diberi ASI, dan sudah mendapat MP-ASI, seperti:

Untuk bayi yang diberi ASI:

Umur 6-8 bulan: 2 kali per hari atau Bible
Umur 9-23 bulan: 3 kali per hari atau lebih
Untuk bayi yang tidak diberi ASI:

6-23 bulan: 4 kali per hari atau lebih
Bukan hanya itu saja. Ketersediaan pangan di masing-masing keluarga turut berperan dalam mengatasi stunting. Misalnya dengan meningkatkan kualitas makanan harian yang dikonsumsi.

Apakah stunting bisa dicegah?
Kejadian stunting bukanlah masalah baru di dunia kesehatan. Di Indonesia sendiri, stunting adalah masalah gizi pada anak yang masih menjadi pekerjaan rumah yang mesti dituntaskan dengan baik. Terbukti menurut data Pemantauan Status Gizi (PSG) dari Kementerian Kesehatan RI, selama 3 tahun terakhir ini, jumlah anak pendek terbilang cukup tinggi.

Kasus anak stunting memiliki jumlah tertinggi jika dibandingkan dengan permasalahan gizi lainnya, seperti gizi kurang, kurus, dan gemuk. Pertanyaan selanjutnya adalah, bisakah stunting pada anak dicegah sejak dini?

Jawabannya sebenarnya bisa. Stunting pada anak merupakan satu dari beberapa program prioritas yang dicanangkan oleh pemerintah agar angka kasusnya diturunkan.

Ada berbagai upaya yang bisa dilakukan untuk mencegah stunting menurut Peraturan Menteri Kesehatan Nomor 39 Tahun 2016. Cara mencegah stunting menurut Pedoman Penyelenggaraan Program Indonesia Sehat dengan Pendekatan Keluarga, yakni:

Untuk ibu hamil dan bersalin:

  • Pemantauan kesehatan secara optimal beserta penanganannya, pada 1.000 hari pertama kehidupan bayi.
  • Pemeriksaan kehamilan atau ante natal care (ANC) secara rutin dan berkala.
  • Melakukan proses persalinan di fasilitas kesehatan terdekat, seperti dokter, bidan, maupun puskesmas.
  • Memberikan makanan tinggi kalori, protein, serta mikronutrien untuk bayi (TKPM).
  • Melakukan deteksi penyakit menular dan tidak menular sejak dini.
  • Memberantas kemungkinan anak terserang cacingan.
  • Melakukan pemberian ASI eksklusif selama 6 bulan penuh.
Untuk balita:

  • Rutin memantau pertumbuhan balita.
  • Memberikan makanan tambahan (PMT) untuk balita.
  • Melakukan stimulasi dini perkembangan anak.
  • Memberikan pelayanan dan perawatan kesehatan yang optimal untuk anak.
Untuk anak usia sekolah:

  • Memberikan asupan gizi yang cukup sesuai kebutuhan harian anak.
  • Mengajarkan anak pengetahuan terkait gizi dan kesehatan.
Untuk remaja:

  • Membiasakan anak untuk melakukan perilaku hidup bersih dan sehat (PHBS), pola gizi seimbang, tidak merokok, dan tidak memakai narkoba.
  • Mengajarkan anak mengenai kesehatan reproduksi.

Untuk dewasa muda:

  • Memahami seputar keluarga berencana (KB).
  • Melakukan deteksi dini terkait penyakit menular dan tidak menular.
  • Senantiasa menerapkan perilaku hidup bersih sehat (PHBS), pola gizi seimbang, tidak merokok, dan tidak memakai narkoba.
  • Intinya, jika ingin mencegah stunting maka asupan serta status gizi seorang calon ibu harus baik. Hal ini kemudian diiringi dengan memberikan asupan makanan yang berkualitas ketik anak telah lahir.

Apakah stunting masih mungkin diperbaiki?
Sayangnya, stunting adalah kondisi gangguan pertumbuhan yang tidak bisa dikembalikan seperti semula. Maksudnya, ketika seorang anak sudah stunting sejak masih balita, maka pertumbuhannya akan terus lambat hingga ia dewasa.

Saat puber, ia tidak dapat mencapai pertumbuhan maksimal akibat sudah terkena stunting di waktu kecil. Meskipun, Sobat telah memberikannya makanan yang kaya akan gizi, tapi tetap saja pertumbuhannya tidak dapat maksimal seperti anak normal lainnya.

Namun, tetap penting bagi Sobat memberikan berbagai makanan yang bergizi tinggi agar mencegah kondisi si kecil semakin buruk dan gangguan pertumbuhan yang ia alami semakin parah.

Oleh karena itu, sebenarnya hal ini dapat dicegah dengan cara memberikan nutrisi yang maksimal saat awal-awal kehidupannya. Tepatnya selama 1.000 hari pertama kehidupan anak.

Jika Sobat OW mengetahui bahwa si kecil mengalami kondisi ini, sebaiknya segera konsultasikan pada dokter anak agar cepat teratasi.

Demikian informasi mengenai STUNTING yang bisa Admin bagikan. Terima kasih atas kunjungannya dan dinantikan kunjungan berikutnya.

Semoga bermanfaat...



sumber : hellosehat.com
Share:

Popular Posts

Labels

Recent Posts

Followers

Pageviews

Theme Support

Need our help to upload or customize this blogger template? Contact me with details about the theme customization you need.