Inspirasi Generasi Milenial Mewujudkan Mimpi: Komputer
Showing posts with label Komputer. Show all posts
Showing posts with label Komputer. Show all posts

Thursday, 17 October 2019

Membuat Soal Ulangan Dengan Google Formulir

Cara Membuat Soal Ulangan Dengan Google Formulir Beserta Batasan Waktu


Sobat OW| tercinta....
Soal ulangan merupakan pekerjaan rutinitas sebagai pendidik dalam kurun waktu tertentu, serta selalu terulang secara kontinyu dari tahun ke tahun untuk semua jenjang dan tingkatan pendidikan yang ada di negeri ini.

Banyak yang belum menyadari kemurahan dan kemudahan yang ditawarkan serta diberika cuma-cuma kepada kita dari "mbah" kita yang satu ini. Siapa lagi jika bukan yang sering disebut dengan julukan mbah yang paling baik diantara yang terbaik, yaitu mbah google.

Salah satu fitur keren yang ditujukan untuk dunia pendidikan di Google Drive adalah adanya fitur pembuatan kuis yang bisa di setting pada penggunaan google formulir. Dengan adanya fitur ini tentunya akan sangat membantu Guru-Guru di Dunia Pendidikan dalam melakukan evaluasi materi-materi yang telah disampaikan ke peserta didik. 

Penggunaan Google Formulir yang kemudian difungsikan untuk membuat kuis online atau lebih Admin sukai dengan membuat soal online sangatlah mudah, bahkan orang awampun selama mau membaca dan mencoba menu dan fitur-fitur yang ada pada google drive ini Admin yakin, pasti bisa membuatnya.

Fitur memberi batasan waktu ini sebenarnya memanfaatkan salah satu plugin buatan pihak ketiga, dan plugin ini tersedia dan bisa terintegrasi dengan google formulir tentunya aman tidak menimbulkan masalah-masalah keamanan pada akun google Sobat. 

Mungkin nantinya Sobat akan bertanya, "bagaimana cara memberi batasan waktu pengerjaan dengan menampilkan waktu berjalan mundur seperti pada soal online yang dibuat menggunakan aplikasi quiz creator, ispring atau wondershare?" akan Admin jawab terlebih dahulu, bahwa untuk pembuatan soal online dengan memberi batasan waktu pada google formulir ini belum bisa seperti pada pembuatan soal dengan quiz creator, berdoa saja kedepan akan dilengkapi dengan fitur-fitur seperti pada aplikasi quiz creator.

Pembatasan waktu disini lebih dimunculkan bahwa soal yang kita bagikan linknya kepada Peserta Ujian dapat diakses sampai batasan waktu yang kita atur, misal sampai dengan jam 11.00 WIB. Setelah jam 11.00 WIB link soal tersebut sudah tidak bisa diakses lagi kecuali pengaturan waktunya Sobat rubah kembali.

Baik, kita mulai saja proses pembuatan soalnya...

  1. Login ke drive.google.com, kemudian klik tombol Baru - Lainnya - Google Formulir
  2. Tuliskan judul soal, kemudian dipojok kanan atas, klik SETELAN - klik tab menu KUIS - aktifkan fitur Jadikan ini sebagai kuis.
  3. Ketiklah soal pilihan ganda sesuai dengan kebutuhan Sobat semuanya, untuk memasukan kunci jawaban dan jumlah skor tiap soal, Sobat bisa klik KUNCI JAWABAN pada bagian bawah soal dan pilihan ganda jawaban yang Sobat ketik tadi, Pada anak panah nomor 3 boleh diaktifkan fitur wajib diisi atau abaikan saja sebagai pengujian terhadap ketelitian Peserta Ujian dalam mengerjakan soal.
  4. Sobat bisa tuliskan nilai skor tiap soal, kemudian klik pada opsi pilihan ganda yang menjadi kunci jawaban pada soal yang Sobat buat, sampai tahap ini Sobat OW telah selesai membuat soal online dengan google drive untuk satu soal. Soal berikutnya prosedurnya sama persis dengan soal pertama.
  5. Untuk memberikan batasan waktu pengerjaan soal, gunakan script yang telah dibuat pihak ketiga dan tersedia di daftar pengaya-nya google,
  6. Kemudian cari FormLimiter, klik untuk proses instalasi/ pemasangan ke akun google Sobat, pilih akun (email) yang Sobat gunakan ketika muncul notifikasi.
  7. Klik izinkan untuk memasang script ke akun google Sobat OW,
  8. Setelah selesai proses pemasangan, akan muncul jendela disebelah kanan soal yang berisi pengaturan tanggal dan waktu, silahkan Sobat atur tanggal dan waktu ditutupnya soal online yang Sobat OW buat tadi, jangan lupa klik tombol Save and enable.
  9. Hasil akhirnya, jika soal online sudah berjalan sampai batas waktu yang telah ditentukan, maka otomatis akan tertutup dengan tampilan pesan seperti berikut, Pesan yang muncul bisa Sobat OW sesuaikan dengan pesan Sobat masing-masing :

Demikian Informasi mengenai Cara Membuat Soal Online di Google Formulir Dengan Batasan Waktu yang bisa Admin bagikan. Terima kasih atas kunjungannya, dan dinantikan kunjungan berikutnya. Jika ada yang perlu ditanyakan, silahkan langsung hubungi Admin melalui chat disudut kanan bawah pada blog ini.

Semoga bermanfaat....

Friday, 20 September 2019

Program Digitalisasi Sekolah Kunci Keberhasilannya Ada Pada Guru

 
Program Digitalisasi Sekolah Kunci Keberhasilannya Ada Pada Guru

Sobat OW | tercinta....
Program digitalisasi sekolah akan didukung dan ditindaklanjuti dengan peningkatan kompetensi guru, khususnya di bidang penguasaan teknologi informasi dan komunikasi (TIK). Hal ini karena guru merupakan ujung tombak dan penentu keberhasilan program digitalisasi sekolah untuk mempercepat terciptanya sumber daya manusia Indonesia yang unggul.

“Kunci berhasil atau tidaknya program digitalisasi sekolah ada pada guru. Jadi kompetensi guru harus baik. Guru harus belajar tiap hari baik bersama instruktur, belajar sendiri, ataupun belajar dengan koleganya dalam asosiasi guru,” kata Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud) Muhadjir Effendy saat meluncurkan program digitalisasi sekolah di Gedung Srindit Ranai Kabupaten Natuna Kepulauan Riau, Rabu (18/9/2019).

Peningkatan kompetensi guru merupakan program prioritas Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) yang terus ditingkatkan kualitas pelaksanaannya. Peningkatan kompetensi guru dilaksanakan oleh Direktorat Jenderal Guru dan Tenaga Kependidikan Kemendikbud. Program ini akan dilaksanakan berbasis zona dengan mengoptimalkan peran kelompok kerja guru (KKG) dan musyawarah guru mata pelajaran (MGMP).

Digitalisasi Sekolah Tidak Akan Menghilangkan Pembelajaran dengan Tatap Muka

Program digitalisasi sekolah yang baru saja diluncurkan, tidak akan menghilangkan proses pembelajaran dengan tatap muka. Pembelajaran dengan tatap muka antara guru dan siswa di kelas tetap penting dan tidak tergantikan, dan akan diperkaya dengan konten-konten digital.
“Program digitalisasi sekolah ini, bukan berarti proses belajar mengajar dengan cara konvensional tidak berlaku, justru tetap penting. Pembelajaran dengan tatap muka antara guru dan siswa masih menjadi cara yang paling tepat, terutama dalam pembentukan karakter siswa,” ujar Mendikbud Muhadjir Effendy.

Peran guru di era revolusi industri 4.0, menurut Mendikbud, semakin penting. “Guru tidak hanya mengajar, namun sekarang guru harus menguasai sumber-sumber di mana anak-anak bisa belajar. Anak-anak bisa belajar dari mana saja, dan guru mengarahkan,” tutur Muhadjir Effendy. Dengan kata lain guru berfungsi sebagai penghubung sumber belajar atau resource linker.

Guru juga berperan sebagai fasilitator dalam pembelajaran. “Peran guru memfasilitasi, mencari narasumber yang relevan, siswa harus belajar dengan siapa, kemudian memerlukan fasilitas apa,” ujar mantan Rektor Universitas Muhammadiyah Malang tersebut.  

Selain itu, peran guru yang juga sangat penting adalah sebagai penjaga gawang informasi atau gate keeper. “Informasi mana yang membahayakan harus dibendung oleh guru. Ancaman kita semakin lama sangat besar, pengaruh ideologi yang bertentangan dengan Pancasila,” ungkap Mendikbud menambahkan.

Oleh karena itu, guru harus meningkatkan kompetensinya dalam penguasaan teknologi informasi dan komunikasi (TIK). “Mulai sekarang saya mohon kepada guru untuk mulai mempelajari dan menguasai materi yang tersedia di portal Kemendikbud, khususnya yang ada di dalam platform digital yaitu Rumah Belajar. Itu gratis tidak perlu membayar,” pesan Mendikbud.

Demikian informasi mengenai Program Digitalisasi Sekolah Kunci Keberhasilannya Ada Pada Guru yang bisa Admin sampaikan, terima kasih atas kunjungannya dan dinantikan kunjungan berikutnya...

Semoga bermanfaat....



Monday, 16 September 2019

Permendikbud Nomor 31 Tahun 2019 Tentang Petunjuk Teknis BOS Afirmasi dan BOS Kinerja

 
Permendikbud Nomor 31 Tahun 2019 Tentang Petunjuk Teknis BOS Afirmasi dan BOS Kinerja

Sobat OW| tercinta...
Berikut ini ketentuan tentang BOS Kinerja dan BOS Afirmasi sesuai dengan Permendikbud Nomor 31 tahun 2019.

BOS Afirmasi dan BOS Kinerja yang diberikan kepada satuan pendidikan penerima sebagaimana dimaksud dalam Pasal 6 digunakan untuk membiayai:
a. penyediaan fasilitas akses Rumah Belajar; dan
b. langganan daya dan jasa.

Sesuai dengan Pasal permendikbud tersebut bahwa penerimaan dan rencana penggunaan dana BOS Afirmasi dan BOS Kinerja dicantumkan dalam RKAS. Pencantuman penerimaan dan rencana penggunaan dana BOS Afirmasi dan BOS Kinerja sebagaimana dimaksud pada ayat (1) dapat dilakukan melalui revisi RKAS. (3) RKAS sebagaimana dimaksud pada ayat (1) dan ayat (2) harus mendapat persetujuan dalam rapat dewan guru setelah memperhatikan pertimbangan dari komite sekolah.


SIARAN PERS
Nomor:292/Sipres/A5.3/IX/2019

Kemendikbud Siapkan Bantuan Operasional Sekolah Afirmasi dan Kinerja untuk Digitalisasi Sekolah

Jakarta, Kemendikbud — Dalam rangka menyiapkan sekolah memasuki era revolusi industri 4.0, Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) mengembangkan program Digitalisasi Sekolah. Alokasi dana pengembangan program tersebut disiapkan melalui dana Bantuan Operasional Sekolah (BOS) berupa BOS Afirmasi, dan BOS Kinerja.

“Salah satu tantangan dunia pendidikan di Indonesia saat ini adalah akses pendidikan di daerah pinggiran, pendidikan karakter, dan perkembangan teknologi yang harus diimbangi keahlian dan kemampuan. Oleh karena itu, untuk mempercepat dan meningkatkan akses yang belum merata itu, kita akan bangun mulai dari pinggiran dulu melalui digitalisasi sekolah,” ujar Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud), Muhadjir Effendy, saat membuka acara Sosialisasi Program BOS Afirmasi dan BOS Kinerja yang dihadiri oleh dinas pendidikan provinsi dan kabupaten/kota seluruh Indonesia, di Jakarta, Kamis malam (12/09/2019).

Mulai tahun 2019 pengalokasian dana BOS sedikit berbeda dibandingkan sebelumnya. Pada tahun ini, selain alokasi dana BOS regular, juga disediakan dana BOS Afirmasi untuk mendukung operasional rutin dan mengakselerasi pembelajaran bagi sekolah yang berada di daerah tertinggal dan sangat tertinggal dengan alokasi dana sebesar Rp2,85 triliun. Selain itu, disiapkan juga dana BOS Kinerja sebesar Rp1,50 triliun, yang dialokasikan untuk sekolah yang dinilai berkinerja baik dalam menyelenggarakan layanan pendidikan.

Pada tahun ini, program Digitalisasi Sekolah akan direalisasikan kepada 30.227 sekolah melalui BOS Afirmasi, dan 6.004 sekolah melalui BOS Kinerja. Melalui program ini, Pemerintah akan memberikan sarana pembelajaran di sekolah berupa tablet kepada 1.753.000 siswa kelas 6, kelas 7 dan kelas 10 di seluruh Indonesia, khususnya sekolah yang berada di pinggiran.

“Tahun depan kalau bisa diperbanyak, bisa sepuluh kali lipat, dan kita ambilkan dananya bukan hanya dari BOS Afirmasi dan BOS Kinerja. Dengan begitu digitalisasi sekolah bisa berjalan secepat mungkin,” terang Mendikbud.

Dalam acara sosialisasi ini juga dipaparkan salah satu fasilitas digitalisasi yang dikembangkan oleh Kemendikbud, yaitu Rumah Belajar. Fasilitas ini berikan secara gratis, sehingga bisa dimanfaatkan dengan sebaik-baiknya untuk meningkatkan kualitas layanan pendidikan di sekolah masing-masing.

“Gurunya kita latih, tapi ini kan sangat terbuka. Ini kita arahkan mereka untuk mengakses rumah belajar. Tetapi kalau ada yang ingin berlangganan platform-platform digital yang berbayar, silahkan asal tidak melanggar aturan,” ungkap Muhadjir.

Untuk memastikan penggunaan sarana pembelajaran yang diberikan dapat berfungsi dengan baik, seperti jaringan internet dan listrik, Kemendikbud telah bekerjasama dengan berbagai lembaga pemerintah terkait. “Untuk jaringan internet kita koordinasikan dengan Kemenkominfo, sedangkan untuk energi listriknya dengan ESDM” ujar Mendikbud.

Dari sisi pengawasan program, Sekretaris Jenderal Kemendikbud, Didik Suhardi, menuturkan bahwa Inspektorat Jenderal Kemendikbud dan kepala dinas pendidikan akan dilibatkan penuh. “Makanya ini kita undang, jadi minta kepala dinas ikut memberikan pembinaan kepada sekolah, mengawasi sekolah agar betul-betul memberikan peralatan yang sesuai dengan yang kita harapkan, jangan sampai membeli yang lain yang tidak diperlukan,” pungkas Didik

Sebagai langkah awal Mendikbud akan meluncurkan sekolah digital di Kabupaten Natuna, Provinsi Kepulauan Riau pada tanggal 18 September 2019. Pada kesempatan ini, sebanyak 34 sekolah dengan jumlah 841 siswa akan diberikan bantuan melalui BOS Afirmasi. Selain itu, sebanyak 4 sekolah dengan jumlah 301 siswa akan menerima bantuan melalui BOS Kinerja.

Selain komputer tablet yang akan digunakan oleh masing-masing siswa, setiap sekolah juga akan menerima satu unit PC server, satu unit laptop, hardisk, router, LCD dan speaker. “Nanti penggunaanya untuk siswa kelas 6, kelas 7 dan kelas 10. tapi sifatnya dipinjamkan, jadi tidak boleh dibawa pulang ke rumah,” terang Didik.

Jakarta, 13 September 2019
Biro Komunikasi dan Layanan Masyarakat
Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan

Demikian informasi mengenai Permendikbud Nomor 31 Tahun 2019 Tentang Petunjuk Teknis BOS Afirmasi dan BOS Kinerja yang bisa Admin bagikan, terima kasih atas kunjungannya dan dinantikan kunjungan berikutnya.

Semoga bermanfaat....

Thursday, 12 September 2019

Cara Melakukan Pengecekan Validitas Data NIK Peserta Didik Secara Online

 
Cara Melakukan Pengecekan Validitas Data NIK Peserta Didik Secara Online

Sobat OW | tercinta....
Validitas Nomor Induk Kependudukan (NIK) Peserta didik yang di entry oleh Operator Sekolah pada Aplikasi Dapodikdasmen saat ini bisa dialidasi melalui halaman web yang sudah terintegrasi dengan data di Dinas Penduduk dan Catatan Sipil (DISDUKCAPIL) dari data SIAK.

Nomor induk kependudukan yang valid pada tabel tidak berwarna merah, sedangkan nomor induk kependudukan yang tidak valid akan berwarna merah.

Dengan data apakah Nomor Induk Kependudukan dibandingan?. Bagaimana cara mengaksesnya?. Pada artikel saya kali ini akan membahas masalah data pembanding dan cara mengakses data Nomor Induk Kependudukan peserta didik yang terdaftar kedalam aplikasi dapodik versi 2020.

Data pembanding Nomor Induk Kependudukan.

Data yang digunakan adalah data yang berasal dari Sistem Informasi Administrasi Kependudukan (SIAK) adalah suatu sistem informasi yang ditumbuh-kembangkan berdasarkan prosedur-prosedur pelayanan administrasi kependudukan dengan menerapkan sistem teknologi informasi dan komunikasi guna menata sistem administrasi kependudukan di Indonesia.

Bila sekolah selaku satuan pendidikan sebagai muara data peserta didik harus benar-benar menjaga kualitas data yang valid sehingga semua kebijakan akan tepat sasaran.

Bagaimana cara mengakses data Nomor Kependudukan Peserta didik melalui aplikasi SIAK?.

Sekolah diberi hak akses guna mengetahui kevalidan data Nomor Induk Kependudukan peserta didik. Beberapa ketentuan yang harus dipenuhi untuk mengakses antara lain sebagai berikut:
  1. Memiliki akun yang terdaftar pada (Pangkalan Data Satuan Pendidikan) PDSP atau tedaftar pada link http://sdm.data.kemdikbud.go.id/. Di mana akun tersebut dapat memiliki akses untuk verifikasi dan validasi (Perserta didik, PTK/GTK, Satuan Pendidikan, Fasial dll).
  2. Memiliki perangkat elektronik untuk digunakan sebagai alat mengakses bisa berupa (Laptop, Komputer, Android, Smartphone, Tablet, IOS dll)
  3. Jaringan internet bisa berupa; Lan, wifi, hotspot, modem, dll.
  4. Orang yang mengoperasikan peralatan elektronik tersebut dalam hal ini adalah pegawai yang diberi kewenangan untuk mengelola data bisa Operator Sekolah. 
Bila Semua ketentuan di atas sudah terpenuhi maka langkah selanjutnya adalah cara mengaksesnya sebagai berikut:
  1. Nyalakan perangkat elektornik yang anda miliki misalnya saya menggunakan laptop.
  2. Sambungkan dengan jaringan internet sesuai dengan jaringan internet yang anda miliki.
  3. Silahkan anda buka browser anda, (Chrome, Mozila Firefox, Safari, Opera dll)
  4. Silahkan anda akses alamat url ini atau klik DISINI
  5. Silahkan anda login dengan menggunakan akun yang terdaftar pada PDSP/ http://sdm.data.kemdikbud.go.id/ berupa user dan password.
  6. Bila  user dan password sudah anda masukkan silahkan anda klik Login
  7. Lalu akan muncul tampilan dasboard pengelolan data peserta didik antara lain berupa; beranda, dukcapil, logout, pencarian sekolah, rangkuman, tingkat akhir, peserta didik, dan residu.
  8. Silahkan anda pilih dukcapil dengan cara  klik menu dukcapil.
  9. Selanjutnya akan muncul tabel Integrasi Data Peserta Didik Dapodik & Dukcapil, NPSN Nama Sekolah, Kabupaten/kota , Provinsi.
  10. Selain keterangan pada nomor 9 diatas juga akan muncul

  • Nomor urut.
  • NISN
  • NIK Dapo dan Siak
  • Nama Dapo dan Siak
  • Tempat lahir Dapo dan Siak
  • Tanggal lahir Dapo dan Siak
  • Ibu kandung Dapo dan Siak
  • Jenis Kelamin Dapo dan Siak
Demikian informasi mengenai Cara Melakukan Pengecekan Validitas Data NIK Peserta Didik Secara Online yang bisa Admin bagikan. Terima kasih atas kunjungannya, dan dinantikan kunjungan berikutnya.

Semoga bermanfaat....

Tuesday, 10 September 2019

SOLUSI DAPODIK VERSI 2020 ERROR SETELAH MELAKUKAN SINKRONISASI

 
DAPODIK VERSI 2020 ERROR SETELAH SINKRONISASI


Sobat OW| tercinta...
Bagi anda operator sekolah yang melakukan sinkronisasi, namun error setelah melakukan sinkronisasi dapodik. Jangan panik dulu apalagi mau langsung instal ulang aplikasi dapodiknya. Berikut ini tampilan errornya seperti tampak pada gambar di bawah ini. 



Langkah-langkah yang perlu Sobat OW lakukan adalah  dengan mengikuti beberapa hal sebagai berikut:
  1. Silahkan anda buka PC atau laptop Sobat
  2. Kemudianbuka atau akses windows drive C
  3. klik Program File x86
  4. Pilih Dapodik
  5. Klik Dataweb
  6. Pilih Synch_dikdas
  7. Silahkan Sobat cari file dengan nama index.php dan sinkronisasi.php
  8. Silahkan Sobat repleace kedua file tersebut dengan file yang masih fresh atau dapat Sobat unduh disini index.php dan sinkronisasi.php
  9. Untuk lebih jelasnya perhatikan gambar di bawah ini


Solusi untuk gambar dibawah ini dengan cara sebagai berikut ini:



1. Tutup Aplikasi dapodik 
2. Clear semua historiny baik Basic maupun Advancenya dg Pilihan Alltime 
3. Unduh semua file yang ada pada tautan ini atau DISINI
4. Setelah diunduh lalu buka   C:\Program Files (x86)\Dapodik\dataweb\synch_dikdas 
5. Replace ke-enam file tersebut dengan file hasil unduhan
6. Lalu buka kembali aplikasinya... 
7. Mudah-mudahan sukses...

Untuk yang mengalami Error ketika akan memulai sinkronisasi dengan warning PROSES SINKRONISASI DIHENTIKAN KARENA MASIH TERDAPAT DATA INVALID. UNTUK LEBIH DETAIL, SILAHKAN CEK DI HALAMAN VALIDASI FRONT END. Solusinya silahkan unduh Synch_Invalid DISINI lalu lakukan installasi dengan Klik kanan pilih Run As Administrator.


Semoga  solusi yang saya tawarkan dapat mengatasi masalah yang Sobat OW hadapi. 

Demikian informasi mengenai Cara Mengatasi Dapodik 2020 Error Setelah Sinkronisasi yang bisa Admin bagikan, terima kasih atas kunjungannya dan dinantikan kunjungan berikutnya...


Semoga bermanfaat.... 

Saturday, 7 September 2019

Pemetaan Mutu Pendidikan 2019

 
Download Instrument Pemetaan Mutu Pendidikan (PMP) 2019 Semua Jenjang

Sobat OW| tercinta....



Aplikasi PMP 2019 atau Aplikasi Pemetaan Mutu Pendidikan (PMP) Tahun 2019 akan dilakukan secara Daring atau secara Full Online. dan Aplikasi PMP 2019 ini tidak lagi terkoneksi dengan Aplikasi Dapodik artinya bisa dikerjakan melalui komputer atau laptop lain yang tidak terinstall Dapodik di dalamnya.

Aplikasi PMP Daring 2019 ini tidak lagi harus melakukan Unduh dan Instal Aplikasi karena akan berbasis web, sehingga untuk pengerjaannya dilakukan secara Online dan harus terkoneksi dengan internet. Mungkin ini akan sedikit merepotkan rekan-rekan yang berada di bagikan susah signal Internet.

Informasi yang Admin dapatkan bahwa Untuk Aplikasi Pemetaan Mutu Pendidikan / PMP Daring 2019 juga tidak lagi menggunakan Akun seperti dapodik dan juga tidak lagi harus mengisi Kuisioner disetiap masing-masing guru. karena Akun hanya untuk Pengawas Sekolahan yang telah didaftarkan oleh LPMP Provinsi.

Dibawah ini adalah Tahapan Pengisian PMP Dikdasmen Daring 2019:
  1. Kepala Sekolah, Guru, Siswa, dan Komite sekolah mengisi instrumen PMP, setelah seluruh nya lengkap maka akan dihasilkan rapor mutu.
  2. Berdasarkan rapor mutu standar, kepala sekolah melakukan validasi dan verifikasi. 
  3. Apabila Kepala Sekolah tidak menerima hasil rapor mutu standar, Kepala Sekolah dapat meminta responden mengisi ulang.
  4. Setelah semua lengkap dan sesuai dengan kondisi sekolah, Kepala sekolah mengirim data PMP ke server setelah mengisi Pakta Integritas.
  5. Pengawas sekolah dapat mengisi instrumen PMP kapan saja dan dimana saja (online atau offline) dan setelah lengkap dapat mengirim ke server setelah mengisi Pakta Integritas.
  6. Setelah semua lengkap maka Rapor Mutu Sekolah dapat dipublikasi dan digunakan untuk PMP atau lainnya.


Saat ini Pemerintah telah menyediakan Layanan Ujicoba atau Simulasi Aplikasi PMP Dikdasmen Daring 2019 yang dapat diakses oleh semua orang. Untuk lebih jelasnya silahkan baca Panduan Login Aplikasi PMP 2019 dibawah ini:

Cara Login PMP Dikdasmen Daring 2019
1# Silahkan Buka Link DISINI.
2# Kemudian Klik pada Menu PMP Daring
3# Login menggunakan Username dan Password (biasanya menggunakan NUPTK Pengawas, tentunya yang sudah terdaftar dalam manajemen PMP)
4# Jika Login benar, maka akan masuk kehalaman Beranda Manajemen PMP Dikdasmen Daring 2019.
5# Silahkan isi Kuesioner yang telah disediakan.

Untuk kuisionernya Sobat OW bisa mengunduhnya pada link yang ada dibawah ini, jangan lupa sesuaikan dengan jenjang masing-masing ya.... Silahkan diisi sesuai kebutuhan, sehingga ketika nanti tiba saatnya untuk mengisi secara online sudah memiliki form bantunya...



Demikian Informasi mengenai Pemetaan Mutu Pendidikan (PMP) 2019 Daring, yang bisa Admin bagikan. Terima kasih atas kunjungannya dan dinantikan kunjungan berikutnya...

Semoga bermanfaat....