Inspirasi Generasi Milenial Mewujudkan Mimpi: Umum
Showing posts with label Umum. Show all posts
Showing posts with label Umum. Show all posts

Sunday, 5 January 2020

Pembagian SML/SQL Aplikasi Siskeudes 2020 oleh Ditjen Bina Pemerintah Desa Kementerian Dalam Negeri

 
Pembagian SML/SQL Aplikasi Siskeudes 2020 oleh Ditjen Bina Pemerintah Desa Kementerian Dalam Negeri
Acara Pembukaan bimbingan Teknis SML/SQL Aplikasi Seskeudes 2020 oleh Direktur Fasilitasi Keuangan dan Aset Pemerintahan Desa, Drs. Benni Irwan, M.Si. MA. Dok: Makmur Sumarsono


Menindaklanjuti pelaksanaan launching Aplikasi Siskeudes Versi 2.0.2 melalui penambahan fitur interkoneksi dengan aplikasi OM-SPAN milik Ditjen Perbendaharaan, Kementerian Keuangan, di Hotel Borobudur Jakarta, pada tanggal 19 Agustus lalu, kini Direktorat Jenderal Bina Pemerintahan Desa Kementerian Dalam Negeri, kembali melaksanakan kegiatan pembagian SML/SQL Aplikasi Siskeudes versi 2.0.2 Tahun Anggaran 2020, di Aula Gedung C, Ditjen Bina Pemdes, Kemendagri, Jalan Raya Pasar Minggu, Jakarta Selatan.

Kegiatan itu berlangsung selama tiga hari, yakni sejak tanggal 24---26 September 2019, yang dikhususkan kepada pemerintah kabupaten/kota, sekaligus melakukan bimbingan teknis penerapannya.

Dalam laporannya, Kasubdit Sistem Informasi Keuangan dan Aset Desa, Dr. Nasrullah,S.Sos, M.Si., menyampaikan bahwa, kegiatan ini sifatnya mendesak untuk dilakukan, agar pemerintah kabupaten/kota mempunyai cukup waktu untuk memfasilitasi proses penyusunan  APBDesa 2020, sehingga penetapannya sesuai batas waktu yang diatur dalam peraturan perundangan.

Lebih lanjut, Dr. Nasrullah menyampaikan bahwa, selain penyerahan SML/SQL Tahun Anggaran 2020, kegiatan ini dimaksudkan sebagai media pembelajaran bersama bagi pemerintah provinsi maupun kabupaten/kota, mengenai penerapan aplikasi versi 2.0.2 yang telah ditambahkan dengan fitur interkoneksi dengan aplikasi OM-SPAN, sehingga aparat pemerintah provinsi maupun kabupaten/kota lebih terampil untuk mengajarkan penerapannya bagi aparatur Desa di wilayahnya masing-masing.
Kasubdit Sistem Informasi Keuangan dan Aset Desa, Dr. Nasrullah,S.Sos, M.Si., Dok: Makmur Sumarsono

Kegiatan pembagian SML/SQL ini, melibatkan 467 peserta, berasal dari 33 pejabat/staf yang membidangi pengelolaan keuangan Desa di Provinsi, dan 434 pejabat/staf yang membidangi pengelolaan keuangan Desa di Kabupaten/Kota. Kegiatan tersebut dibagi dalam 3 region atau gelombang dengan pelaksanaan, 1 Hari untuk 1 Region.
Pada kesempatan yang sama,  Direktur Jenderal Bina Pemerintahan Desa, dalam sambutannya yang dibacakan oleh Direktur Fasilitasi Keuangan dan Aset Pemerintahan  Desa, Drs. Benni Irwan, M.Si. MA., menyatakan bahwa, selama kurun waktu 5 tahun mengawal pelaksanaan Undang-Undang Desa, pemerintah telah melakukan banyak hal, baik dari kebijakan maupun program kegiatan demi terwujudnya tatanan  penyelenggaraan pemerintahan Desa yang optimal, dalam mengemban tugas pemerintahan, pembangunan, kemasyarakatan dan pemberdayaan masyarakat Desa.
Direktur Fasilitasi Keuangan dan Aset Pemerintahan Desa, Drs. Benni Irwan, M.Si. MA., Dok : Makmur Sumarsono

Untuk mewujudkan tata kelola keuangan Desa, supaya berjalan dengan baik, Ditjen Bina Pemerintahan Desa, Kementerian Dalam Negeri terus berupaya melakukan langkah-langkah perbaikan atas kinerja pengelolaan keuangan desa tersebut, baik dari aspek regulasi maupun program kegiatan.
Hal ini mengingat isu pengelolaan keuangan Desa merupakan isu yang paling banyak mendapat sorotan atau perhatian publik. Semua itu tentunya terkait dengan jumlah anggaran yang cukup besar dalam APBDesa, namun disisi lain masih banyak celah kelemahan atau kekurangan dari pengelolanya, yang pada akhirnya menjadi penyebab banyak kepala Desa beserta perangkatnya harus berhadapan dengan kasus hukum.

Dalam sambutan itu, dipaparkan pula, bahwa setidaknya ada 3 (tiga) faktor yang menjadi penyebab kepala Desa dan perangkat Desa berhadapan dengan kasus hukum, dalam pengelolaan keuangan Desa, pertama karena ketidaktahuan, kedua karena ketidak mampuan dan ketiga karena memang faktor kesengajaan.

Dari aspek regulasi, Ditjen Bina Pemdes telah melakukan perubahan atau revisi permendagri 113 Tahun 2014 melalui Permendagri 20 Tahun 2018, tentang pengelolaan keuangan Desa.  Selanjutnya, dari aspek teknologi informasi, juga telah dikembangkan aplikasi Sistem Informasi Keuangan Desa (Siskeudes) versi 2.0 menjadi versi 2.0.2, dengan penambahan fitur interkoneksi dengan aplikasi OM-SPAN.

Melalui pengembangan aplikasi Siskeudes versi 2.0.2. yang telah disesuaikan dengan permendagri 20 tahun 2018, dan adanya interkoneksi dengan aplikasi om-span, diharapkan mampu memberikan kemudahan bagi pemerintah Desa dalam pengelolaan keuangan Desa, serta mampu meminimalisir praktek-praktek penyimpangan, sekaligus mewujudkan efektifitas, efisiensi serta akuntablitas dan transparansi pengelolaan keuangan Desanya.

Berdasarkan data Ditjen Bina Pemdes saat ini, ada kurang lebih 68.885 Desa dari 74.954 Desa, di 434 Kabupaten/Kota, dan di 33 Provinsi yang telah menggunakan aplikasi Siskeudes dalam pengelolaan keuangan Desanya.

Dalam kesempatan tersebut, Direktur Fasilitasi Keuangan dan Aset Pemdes juga menyampaikan upaya lain yang dilakukan oleh Kementerian Dalam Negeri, yaitu mengenai layanan In House Training (IHT) Siskeudes dan Sipades yang telah dibangun oleh Ditjen Bina Pemdes.

Layanan IHT tersebut diberikan secara gratis, dengan maksud sebagai sarana pembelajaran pengelolaan keuangan Desa maupun Aset Desa, berbasis sistem informasi bagi aparat pemerintah  provinsi maupun kabupaten/kota. Pemerintah daerah dipersilahkan menyampaikan usulan nama-nama aparat pemerintah daerah yang akan mengikuti layanan IHT tersebut, selanjutnya Ditjen Bina Pemdes akan mengatur jadwal pelaksanaannya.
Perwakilan dari BPKP Edi Suharto Kasubdit Pengawasan Akuntabilitas Pembangunan dan Tata Kelola Keuangan Desa Wilayah 3.1. Dok: Makmur Sumarsono

Kegiatan ini juga dihadiri oleh perwakilan dari BPKP, Edi Suharto  selaku Kasubdit Pengawasan Akuntabilitas Pembangunan dan Tata Kelola Keuangan Desa Wilayah 3.1., dalam kesempatan itu ia menyampaikan beberapa rencana pengembangan aplikasi yang berkaitan dengan Siskeudes, diantaranya Siswaskeudes hasil kerjasama antara BPKP dan Kemendagri (Inspektorat Jenderal dan Ditjen Bina Pemerintahan Desa), yang akan digunakan sebagai instrumen pengawasan pengelolaan keuangan desa oleh APIP daerah.
Pada kesempatan itu,  Kasubdit Fasilitasi Pengelolaan Keuangan Desa, Dra. Farida Kurnianingrum MM., juga menyampaikan isu-isu terkait pengelolaan keuangan desa di tahun 2019 dan 2020. Hal pokok yang disampaikannya adalah pertama mengenai kewajiban pemerintah daerah kabupaten/kota, untuk menyampaikan laporan konsolidasi realisasi APBDesa semester I tahun 2019, dan yang kedua mengenai penambahan kode rekening kegiatan dan objek belanja, yang menjadi masukan dari pemerintah daerah yang akan diterapkan di tahun 2020.
Kasubdit Fasilitasi Pengelolaan Keuangan Desa, Dra. Farida Kurnianingrum MM., saat menyampaikan materi. Dok: Makmur Sumarsono

Dalam kegiatan pembagian SML/SQL ini, peserta begitu antusias saat mengikuti acara yang berlangsung, hingga pada akhir sambutan Direktur Fasilitasi Keuangan dan Aset Pemdes, Ia menyampaikan harapan mengenai pentingnya komitmen dari Pemerintah Provinsi maupun Kabupaten/Kota, untuk memberikan dukungan pembiayaan melalui APBD masing-masing, guna melaksanakan sosialisasi ataupun bimbingan teknis bagi aparatur Desa, dalam rangka penguatan kapasitas pemahaman dan penggunaan aplikasi Siskeudes versi 2.0.2 tersebut.
Setelah menerima SML/SQL aplikasi 2.0.2 tahun anggaran 2020, pemerintah kabupaten/kota agar segera mendistribusikan kepada pemerintah Desa, sekaligus melakukan pelatihan penerapannya, serta memfasilitasi penyusunan APBDesa Tahun Anggaran 2020 diwilayahnya masing-masing, agar APBDesa 2020 bisa tepat waktu penetapannya. (RL)


sumber : kompasiana.com 

Thursday, 26 December 2019

Daftar Lengkap 25 Kota di Indonesia yang Dilewati Gerhana Matahari Cincin Besok Siang

 
Daftar Lengkap 25 Kota di Indonesia yang Dilewati Gerhana Matahari Cincin Besok Siang

Sobat OW | tercinta...
Fenomena alam gerhana matahari cincin akan melewati beberapa wilayah di Indonesia pada Kamis (26/12/2019). Gerhana matahari cincin (GMC) terjadi ketika Matahari, Bulan, dan Bumi tepat segaris.

Ketika itu, piringan bulan yang teramati dari bumi lebih kecil dibandingkan piringan matahari. Oleh karena itu, saat puncak gerhana, Matahari akan tampak seperti cincin, yakni gelap di bagian tengahnya dan terang di bagian pinggirnya.

Kepala Biro Humas Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika ( BMKG) Akhmad Taufan Maulana, seperti dilansir potretnews.com dari kompas.com, Ahad (22/12/2019), membenarkan gerhana matahari cincin akan melewati sejumlah wilayah di Indonesia.

Taufan menjelaskan, fenomena GMC tidak hanya melewati beberapa wilayah Indonesia, melainkan juga melalui Arab Saudi, Qatar, Uni Emirat Arab, Oman, India, Srilangka, Samudra India, Singapura, Malaysia, dan Samudra Pasifik.

GMC pada 26 Desember 2019 dapat diamati di sedikit Afrika bagian timur, seluruh wilayah Asia, Samudra India, Australia bagian utara, dan Samudera Pasifik berupa Gerhana Matahari Sebagian. Sementara, di Indonesia, GMC akan melewati 25 kota dan kabupaten di Indonesia.

Berikut daftar 25 wilayah di Indonesia yang akan dilewati gerhana matahari cincin :
Sinabang
Singkil
Sibolga
Pandan
Tarutung
Padangsidempuan
Sipirok
Gunungtua
Sibuhuan
Pasirpengaraian
Dumai
Bengkalis
Siak Sri Indrapura
Selatpanjang
Tanjungpinang
Tanjungbalai Karimun
Batam
Bandan Seri Bentan
Mempawah
Singkawang
Sambas
Bengkayang
Putussibau
Tanjungselor
Tanjungredep

Lokasi-lokasi tersebut merupakan daerah yang bisa digunakan sebagai tempat melihat gerhana matahari cincin dalam kondisi penuh. Fenomena alam GMC diprediksi akan dimulai pukul 12.15 WIB, berupa gerhana matahari sebagian. Pada pukul 12.17 WIB akan memasuki fase puncak. Waktu puncak tersebut adalah waktu terbaik untuk mengamati fenomena ini. GMC akan berakhir di Indonesia pada pukul 12.19 WIB.

Gerhana matahari sebagian selain di 25 kabupaten dan kota tersebut, Gerhana Matahari Sebagian juga bisa disaksikan di beberapa wilayah di Pulau Jawa. Gerhana yang akan terlihat dari wilayah di Pulau Jawa mencapai 70-80 persen. Sementara, daerah paling sedikit mengalami GMC yakni wilayah selatan Papua dengan 20 persen.

Jika cuaca cerah, masyarakat Jakarta dan Bandung juga dapat mengamati GMC ini. Bagi masyarakat di Jakarta, besaran GMC yang akan terjadi adalah sekitar 72 persen, dan di Bandung akan terjadi sekitar 70 persen. Waktu GMC paling awal diprediksi akan terjadi di Aceh mulai pukul 10.03 WIB. Sementara wilayah paling terakhir adalah Papua pada pukul 14.37 WIT.
Gerhana ke-5 pada 2019, tercatat, sepanjang 2019, terjadi lima kali gerhana, termasuk gerhana matahari cincin yang akan terjadi pada 26 Desember 2019.

Berikut daftar gerhana yang terjadi pada 2019 :
1. Gerhana Matahari Sebagian (GMS) pada 5-6 Januari 2019, yang tidak dapat diamati dari Indonesia
2. Gerhana Bulan Total (GBT) pada 21 Januari 2019, yang tidak dapat diamati dari Indonesia

Demikian Informasi Mengenai Daftar 25 Kota di Indonesia yang Dilewati Gerhana Matahari Cincin Tahun 2019 yang bisa Admin bagikan. Terima kasih atas kunjungannya dan dinantikan kunjungan berikutnya.

sumber : disini

Saturday, 30 November 2019

Cara Install Windows XP

 
Cara Melakukan Install Windows XP

Sobat OW | tercinta....

Windows XP merupakan windows sejuta umat di era komputerisasi ini, khususnya di Indonesia Raya ini. Bahkan, hingga saat ini saja masih ada instansi yang setia dan sepertinya cinta mati dengan sistem operasi yang satu ini.

Selain karena kecilnya ukuran sistem resource yang dibutuhkan oelh sistem yang satu ini, Windows XP juga terkenal ringan dan user friendly. Dari jajaran windows yang ada baik versi sebelum muncul Windows XP ini ataupun setelah versi Windows XP ini, Windows XP merupakan salah satu sistem operasi yang paling lama digunakan oleh "brainware" yang ada di Indonesia ini.

Walaupun, dengan sistem operasi Windows XP ini pengguna tidak bisa merasakan kecanggihan fitur Microsoft Office yang dituangkan dalam Paket Microsoft Office 2016 dan versi terbarunya, sebab sistem operasi Windows XP tidak cocok atau kompatible dengan minimum sistem yang direkomendasikan oleh Microsoft Office versi 2016 keatas.

Baik Sobat tercinta.... Langsung saja berikut cara melakukan installasi Windows Xp yang akan kita bahas bersama....

1. Nyalakan Komputer/Laptop, kemudian tekan  tombol DEL atau F2 pada Laptop, terkadang juga F1 atau esc pada merk yang lain. Hal ini dilakukan untuk masuk ke setup menu (bios), untuk memastikan “booting windows” dimulai dari CD atau USB yang telah kita format dengan Installer Windows Xp tahapan ini sangat penting sebagai kunci boot pertama installasi yang akan kita lakukan, jika gagal pada tahap ini proses installasi sudah dipastikan tidak akan berhasil pula.


2. Masuk setup menu (tampilannya berbeda-beda tergantung dari merk), kemudian cari “Boot” untuk setting booting pertama ke CD/USB installer windows XP.



3. Arahkan CD ke yang pertama, ingat tampilan menunya berbeda-beda tergantung merk tapi intinya sama, untuk memposisikan CD ke yang pertama biasanya ada keterangannya di samping kiri atau bawahnya sesuai display yang muncul di layar monitor Sobat semuanya.


4. Setelah diposisikan pada CD atau USB di booting utama, klik atau pilih Exit dan save, kemudian yes, maka komputer/laptop akan segera booting. Jangan lupa masukan CD/USB Windows XP ke komputer/lapotnya sebelum restart.


5. Tekan tombol apa saja pada saat gambar berikut muncul supaya masuk ke proses instalasi windows XP, waktunya diberikan 5 detik, jika tidak ditekan maka proses instalasi tidak akan terjadi.

6. Masuk ke proses instalasi, pada tahapan ini kita tidak perlu melakukan apapun, cukup perhatikan saja. Boleh juga sich kalau mau disambi ngopi atau ngeteh.....


7. Tekan Enter untuk memulai proses instalasi. (terdapat keterangan di bagian bawah display monitor).


8. Tekan F8 untuk menyetujui dan memulai proses installasi.


9. Masuk ke pengaturan partisi atau disebut juga pengaturan Hardisk/hard drive. Partisi ini jumlahnya bisa berbeda-beda tergantung pengaturan yang punya laptop atau komputer, tetapi bisa diatur-atur lagi. Bisa dengan jumlah 2 Partisi yaitu C: dan D: (C: alias sistem windows dan D: alias data-data/local disk), namanya mungkin bermacam-macam, tapi yakinkan yang akan di install yang C: Arahkan kursor/tanda marking ke C: atau sistem sebelumnya, kemudian tekan Delete atau Del. Ini dilakukan untuk membersihkan partisi, sehingga benar-benar bersih.


10. Arahkan kursor atau tanda ke partisi yang akan diinstal windows XP. Kemudian buat partisi yang baru dengan menekan ENTER atau menekan tombol C (Create Partition/ Buat Partisi). Catatan untuk mengatur partisi yang lainpun langkah-langkahnya sama saja, seperti pengaturan untuk partisi D: atau E: (kita asumsikan hardisk belum pernah terinstall sistem operasi sebelumnya)


11. Ketikan angka yang dinginkan (biasanya 5 digit) atau tekan tombol C atau Tekan ENTER saja pun tidak apa-apa. Mengetikan angka – sebenarnya untuk mengatur luas/besarnya partisi C: tersebut, umumnya disarankan lebih dari 20 Gigabytes (20000), kalo tekan Enter berarti otomatis. lalu tekan ENTER


12. Proses instalasi dimulai secara otomatis, yaitu memasukan data-data sistem ke Hard disk. Dan Sobat tidak perlu melakukan apapun yang berkaitan dengan installasi ini hingga installasi selesai.



13. Melakukan restart, untuk mempercepat action atau proses menuju restart, Sobat boleh tekan tombol ENTER pada keyboard

14. Sampai ke tahapan ini, Sobat tidak perlu melakukan apapun... Cukup dipandangi saja ya.... tapi jangan membayangkan yang lain-lain....

15. OK, setelah muncul notifikasi pengaturan Regional and language, Sobat klik saja tombol Next

16. Isi Nama dan Organisasi sesuai keinginan Sobat, lalu klik tombol Next

18. Masukkan 25 Digit Serial Number yang Sobat miliki pada paket installasi yang Sobat beli, atau Sobat juga bisa menghubungi Admin melalui Telegram atau Whattsapp pada tombol disamping kanan bawah bagian blog ini. Setelah SN dientry, klik tombol Next lagi

18. Ketik nama komputer kembali sesuai selera masing-masing. Untuk Administrator password dan konfirmasi password abaikan saja (kosongkan), klik tombol Next

19. Kemudian Sobat dihadapkan dengan pilihan pengaturan waktu. Sesuaikan saja dengan waktu saat Sobat melakukan installasi ini, klik tombol Next

20. Proses installasi Windosws XP dilanjutkan, biarkan saja jalan dengan sendirinya.

21. Muncul notifikasi pengaturan jaringan pada jaringan LAN Card, klik saja tombol Next

22. Muncul pengaturan nama group kerja, boleh Sobat ganti atau langsung dengan klik tombol Next saja

23. Installasi lanjut kembali, cukup perhatikan saja...

24. Proses restart PC berlangsung, muncul notifikasi pilihan booting, cukup abaikan saja sebab jika Sobat menekan tombol apapun pada keyboard maka proses installasi akan dimulai dari awal lagi.

25. Tunggu hingga muncul notifikasi Display Seting, silahkan Sobat klik tombol OK

26. Akan muncul notifikasi monitor seting, klik tombol OK lagi

27. Muncul notifikasi Selamat Datang Pada Microsoft, klik saja tombol Next

28. Muncul notifikasi pengaturan proteksi keamanan, pilih yang merah (Not right now) kemudian klik tombol Next.

29. Muncul notifikasi Ujicoba Koneksi Internet, langsung saja klik tombol Skiip (lewati)

30. Muncul notifikasi Aktivasi Windows, silahkan pilih No, dan kemudian klik Next

31. Ketikkan nama, cukup pada posisi Your Name saja, lalu klik Next

32. Muncul notifikasi selesai intallasi yang ditandai dengan ucapan terima kasih dari Microsoft Windows XP. Klik saja tombol FINISH.

33. Keluarkan CD Installer nya atau cabut USB drive installernya.

Sampai disini Sobat sudah berhasil dan menyelesaikan Installasi Windows XP pada laptop atau komputer Sobat. Selanjutnya Sobat bisa melakukan installasi driver mainboard/motherboard melalui CD driver yang disertakan pada paket pembelian Mobo Sobat, atau file driver yang sudah tersimpan di Hardisk External atau flashdisk yang Sobat miliki agar pengoperasian Windows XP nya dapat digunakan secara maksimal dan sesuai harapan Sobat semuanya.

Demikian informasi Cara Melakukan Installasi Windows XP yang bisa Admin bagikan. Terima kasih atas kunjungannya, dan dinantikan kunjungan berikutnya.

Semoga bermanfaat...

Thursday, 28 November 2019

Cara Menambahkan Related Post Pada Akhir Postingan

 
Menambahkan Related Post Pada Akhir Postingan di Blogger

Sobat OW | tercinta....

Memiliki blog yang manis serta bisa menampilkan konten yang dicari oleh pengunjung dengan rapi adalah idaman dan impian semua blogger. Cara untuk bisa mewujudkannya salah satunya bisa Sobat tempuh dengan eksekusi postingan yang satu ini, yaitu mengenai Related Post.

Sebelum kita melangkah lebih jauh, perlu Sobat ketahui terlebih dahulu bahwa yang dimaksud dengan Related Post (Artikel Terkait) adalah sebuah kode script sesuai namanya yang bisa menampilkan artikel terkait yang terdpaat kemiripan atau kesamaan dalam pembahasan ataupun pembicaraannya dengan artikel yang saat ini dikunjungi oleh pengunjung blog kita.

Misal, saat ini Sobat sedang mengunjungi sebuah blog tentang RPP Matematika, maka bisa jadi pada rangkaian pengaturan "Related Post" yang muncul diantaranya berisi sebuah judul postingan kita yang ada kaitannya dengan RPP Matematika, seperti Membuat RPP Matematika Dengan Mudah Untuk Kelas X SMA, atau RPP Bahasa Indonesia Untuk SMA Kelas XI, dan lain sebagainya.... 

Nach, itu tadi sedikit penjelasan mengenai Related Post, dan mudah-mudahan bisa Sobat pahami. Selanjutnya bagaimana agar blog kita bisa memiliki Related Post ? Ikuti dan praktekkan langsung saja postingan berikut.

Berikut ulasannya, semoga bermanfaat buat panduan belajar bersama. Mari kita liat Proseduralnya Sobat PojokSD 😄😄😄

  • Silahkan Log in ke blogger.com
  • Selanjutnya Masuk menggunakan akun masing-masing Sobat.
  • berikutnya Silahkan Klik Tema, lalu pilih HTML (sebelum lanjut ke langkah selanjutnya silahkan Copas html Sobat untuk berjaga-jaga jika terjadi kesalahan dan simpan dalam notepad)
  • Klik kiri dimana saja diarea template mode HTML tadi

/* CSS Related Posts Start */ #mdRelated { display: block; margin: 20px 0px; line-height: 1.5em; } #mdRelated h3.title { font-size: 16px; font-weight: 600; text-align: center; text-transform: uppercase; line-height: initial; } #mdRelated h3.title span { background-color: #fff; padding: 0px 15px; position: relative; z-index: 1; } #mdRelated h3.title:before { content: ''; display: block; position: relative; top: 10px; width: 100%; border-top: 2px solid #cccccc; } #mdRelated ul { margin: 20px 0px 0px; padding: 0px; display: flex; display: -webkit-flex; flex-wrap: wrap; -webkit-flex-wrap: wrap; -ms-flex-wrap: wrap; } #mdRelated ul li { list-style: none; width: calc((100% / 3) - 15px); text-align: center; margin-right: 20px; margin-bottom: 20px; padding: 0px; -webkit-margin-start: 0px !important; } #mdRelated ul li .thumb { overflow: hidden; line-height: 0px; border-radius: 7px; } #mdRelated ul li:nth-of-type(3n) { margin-right: 0px; } #mdRelated ul li a { display: block; } #mdRelated ul li a.judul { color: #000; font-weight: 600; margin-top: 7px; } #mdRelated ul li a.judul:hover,#mdRelated ul li:hover a.judul { color: #3498db; } #mdRelated ul li a img { width: 100%; max-height: 143px; transition: all .3s ease; border: 0px; margin: 0px; } #mdRelated .norelated { text-align: center; font-weight: 600; } @media screen and (max-width:480px) { #mdRelated ul li { width: calc((100% / 2) - 7.5px); margin-right: 15px; margin-bottom: 15px; } #mdRelated ul li:nth-of-type(3n) { margin-right: 15px; } #mdRelated ul li:nth-of-type(2n) { margin-right: 0px; } } /* CSS Related Posts End*/

Lanjut...., silahkan sobat cari menu ]]></b:skin> atau </style> singkatnya silahkan lakukan pencarian dengan cara CTRL + F, lalu pastekan kode ]]></b:skin> atau </style> lalu enter, setelah ditemukan kode ]]></b:skin>,  silahkan pastekan kode dibawah ini diatas kode tersebut ( ]]></b:skin> atau </style> pada bagian head template ). "
Selanjutnya, cari kode <data:post.body/> pada kode ini biasanya terdapat beberapa kode <data:post.body/>, maka pilihlah antara kode yang kedua atau ketiga. Setelah ditemukan pastekan kode script dibawah ini tepat dibawah kode <data:post.body/>, berikut adalah kode scriptnya : 

<B:IF COND='DATA:VIEW.ISPOST'>
  <DIV ID='MDRELATED'>
    <H3 CLASS='TITLE'><SPAN>ARTIKEL TERBARU</SPAN></H3>
    <SCRIPT>//<![CDATA[
      VAR JUMLAH = 6;
      EVAL(FUNCTION(P,A,C,K,E,D){E=FUNCTION(C){RETURN(C<A?'':E(PARSEINT(C/A)))+((C=C%A)>35?STRING.FROMCHARCODE(C+29):C.TOSTRING(36))};IF(!''.REPLACE(/^/,STRING)){WHILE(C--){D[E(C)]=K[C]||E(C)}K=[FUNCTION(E){RETURN D[E]}];E=FUNCTION(){RETURN'\\W+'};C=1};WHILE(C--){IF(K[C]){P=P.REPLACE(NEW REGEXP('\\B'+E(C)+'\\B','G'),K[C])}}RETURN P}('D A=["\\Y","\\X\\1F\\F\\K\\H","\\F\\E\\Q\\C\\H\\E","\\W","\\K\\Q\\A\\E\\1Y\\1D\\P","\\X\\Z\\U\\X\\H\\N\\K\\Q\\C","","\\1L\\F\\K\\Q","\\E\\Q\\H\\N\\1E","\\P\\E\\E\\A","\\1H\\H","\\H\\K\\H\\F\\E","\\S\\F\\Q\\H\\E\\Q\\H","\\X\\Z\\V\\V\\G\\N\\1E","\\V\\E\\A\\K\\G\\1H\\H\\E\\Z\\V\\U\\Q\\G\\K\\F","\\Z\\N\\F","\\A\\G\\H\\G\\2N\\K\\V\\G\\C\\E\\D\\1F\\Q\\C\\2Q\\U\\G\\X\\E\\1M\\1Z\\2P\\K\\1T\\1W\\1D\\1C\\1I\\2K\\2J\\2E\\C\\F\\B\\B\\B\\B\\1I\\1N\\Z\\E\\V\\Z\\C\\B\\B\\B\\B\\V\\B\\B\\B\\B\\1W\\O\\B\\1R\\B\\B\\B\\O\\W\\A\\1B\\2F\\E\\B\\B\\B\\B\\B\\1A\\1I\\O\\1N\\1T\\W\\1R\\O\\B\\1L\\U\\1Z\\Z\\D\\C\\B\\B\\B\\B\\2H\\V\\F\\V\\W\\1T\\W\\1R\\V\\1T\\1D\\F\\N\\1M\\2G\\2B\\B\\B\\1B\\1X\\B\\1W\\1V\\1J\\1D\\1K\\1G\\1J\\B\\B\\B\\B\\B\\V\\F\\1K\\1J\\1K\\1N\\Z\\W\\V\\O\\O","\\F\\K\\Q\\1K","\\N\\E\\F","\\G\\F\\H\\E\\N\\Q\\G\\H\\E","\\E\\N\\E\\P","\\N\\G\\Q\\A\\F\\V","\\P\\F\\F\\F\\N","\\Z\\1C\\1B","\\Y\\F\\K\\W","\\Y\\A\\K\\1J\\K\\S\\F\\G\\X\\X\\I\\P\\H\\E\\Z\\V\\U\\P\\W\\Y\\G\\K\\E\\N\\E\\P\\I\\P","\\P\\K\\H\\K\\H\\F\\E\\I\\P","\\P\\W\\Y\\K\\V\\C\\K\\X\\N\\S\\I\\P","\\D\\1I\\1B\\2A\\1B\\X\\E\\1B\\1G\\1A\\X\\1F\\X\\1K\\X\\Q\\F\\X\\Q\\Z","\\N\\E\\1F\\F\\G\\S\\E","\\P\\K\\G\\F\\H\\I\\P","\\P\\D\\W\\Y\\D\\G\\W\\Y\\D\\A\\K\\1J\\W","\\Y\\G\\K\\E\\N\\E\\P\\I\\P","\\P\\K\\S\\F\\G\\X\\X\\I\\P\\1L\\Z\\A\\Z\\F\\P\\W","\\Y\\D\\G\\W","\\Y\\D\\F\\K\\W","\\1I\\N\\K\\H\\E"];D Q=0,L=J H(),R=J H(),B=J H();1C 2L(T,T){D I=T[A[1]](A[0]);N(D J=0;J<I[A[2]];J++){U(I[J][A[4]](A[3])!=-1){I[J]=I[J][A[5]](I[J][A[4]](A[3])+1,I[J][A[2]])}};I=I[A[7]](A[6]);I=I[A[5]](0,T-1);1Q I}1C 2D(T){N(D I=0;I<T[A[9]][A[8]][A[2]];I++){D T=T[A[9]][A[8]][I];L[Q]=T[A[11]][A[10]];1G=A[6];U(A[12]1H T){1G=T[A[12]][A[10]]}1S{U(A[13]1H T){1G=T[A[13]][A[10]]}};U(A[14]1H T){1M=T[A[14]][A[15]]}1S{1M=A[16]};B[Q]=1M;N(D J=0;J<T[A[17]][A[2]];J++){U(T[A[17]][J][A[18]]==A[19]){R[Q]=T[A[17]][J][A[20]];1O}};Q++}}1C 1L(1P,I){N(D J=0;J<1P[A[2]];J++){U(1P[J]==I){1Q 1Q}};1Q 1P}1C 1R(){D L=J H(0);D R=J H(0);D 1N=J H(0);D Y=J H(0);N(D M=0;M<R[A[2]];M++){U(!1L(L,R[M])){L[A[2]]+=1;L[L[A[2]]-1]=R[M];R[A[2]]+=1;R[R[A[2]]-1]=L[M];1N[A[2]]+=1;Y[A[2]]+=1;Y[Y[A[2]]-1]=B[M]}};L=R;R=L;B=Y;N(D M=0;M<L[A[2]];M++){D G=1A[A[22]]((L[A[2]]-1)*1A[A[21]]());D 1O=L[M];D 1F=R[M];D 1V=B[M];L[M]=L[G];R[M]=R[G];B[M]=B[G];L[G]=1O;R[G]=1F;B[G]=1V};D 1E=0;D O=1A[A[22]]((L[A[2]]-1)*1A[A[21]]());D 1D=O;D M;D 1Y=1U[A[23]];2I(1E<1X){U(R[O]!=1Y){M=A[24];M+=A[25]+R[O]+A[26]+L[O]+A[27]+B[O][A[29]](/\\/S[0-9]+(\\-C)?/,A[28])+A[2O]+L[O]+A[26]+L[O]+A[2C];M+=A[2M]+R[O]+A[2R]+L[O]+A[1Z];M+=A[1S];1U[A[1U]](M);1E++;U(1E==1X){1O}};U(O<L[A[2]]-1){O++}1S{O=0};U(O==1D){1O}}}',62,152,'||||||||||_0X91F7|X41||VAR|X65|X6C|X61|X74|_0X46AAX8|_0X46AAX9|X69|JUDUL|_0X46AAX12|X72|_0X46AAX18|X27|X6E|URLS||_0X46AAX6|IF|X6D|X3E|X73|X3C|X75|X64|GAMBAR|X67|X2F|X68|X6F|_0X46AAX13|ARRAY|X3D|NEW|X20|_0X46AAXE|_0X46AAX1A|FOR|X43|X66|REL|_0X46AAXF|X63|_0X46AAX7|X62|X45|X51|X2D|_0X46AAX11|X55|||||||||||MATH|X31|FUNCTION|X4F|_0X46AAX17|X70|POSTCONTENT|IN|X77|X76|X6B|X6A|POSTIMG|X53|BREAK|_0X46AAXC|RETURN|X49|ELSE|X56|DOCUMENT|_0X46AAX16|X42|JUMLAH|_0X46AAX1B|X34|X33|X4C|X52|_0X46AAX19|X79|_0X46AAX15|X32|X24|X4E|X54|X46|CONTAINS|X36|_0X46AAX10|_0X46AAX14|FALSE|TRUE|MDRELATEDGRID|35|X57|36|X37|X58|X2B|X78|34|||||||||||X39|X48|31|RELPOSTIMGCUPLIK|X47|X50|X38|X44|WHILE|X4B|X30|FILTER|32|X3A|30|X2C|X3B|33'.SPLIT('|'),0,{}));
      //]]></SCRIPT>
 <B:IF COND='DATA:POST.LABELS'>
      <B:LOOP VALUES='DATA:POST.LABELS' VAR='LABEL'>
        <SCRIPT EXPR:SRC='&QUOT;/FEEDS/POSTS/DEFAULT/-/&QUOT; + DATA:LABEL.NAME + &QUOT;?ALT=JSON-IN-SCRIPT&AMP;CALLBACK=RELPOSTIMGCUPLIK&AMP;MAX-RESULTS=25&QUOT;'/>
      </B:LOOP>
      <UL>
        <SCRIPT>MDRELATEDGRID();</SCRIPT>
      </UL>
      <B:ELSE/>
      THERE IS NO OTHER POSTS IN THIS CATEGORY.
    </B:IF>
  </DIV>
<DIV CLASS='CLEAR'/>
</B:IF>

Lalu lakukan Pratinjau untuk meyakinkan tema tersebut benar-benar seperti yang Sobat harapkan, setelah sesuai silakan Save/ Simpan.
Selesai

Catatan :
var jumlah : jumlah varian yang nantinya akan ditampilkan di blog
Demikian informasi mengenai Cara Menambahkan Relate Post Pada Akhir Postingan di Blogger yang bisa Admin bagikan. Terima kasih atas kunjungannya, dan dinantikan kunjungan berikutnya.

Semoga bermanfaat....

Monday, 18 November 2019

IP Statis dan IP Dinamis

 
Perbedaan Antara IP Statis dan IP Dinamis

Sobat OW | tercinta....
IP statis atau yang sering disebut dengan IP tetap yaitu IP yang dedicated dengan sebuah PC, computer atau perangkat networking lainnya (misal router). Sementara yang dimaksud dengan IP dinamis yaitu IP yang didapatkan oleh computer/router lain dari sistem DHCP nya, IP yang didapatkan oleh PC ini bisa berubah-ubah sesuai dengan range yang disediakan oleh sebuah router atau oleh sang manajemennya.

Nach, lalu apa hubungannya antara IP statis atau dinamis diatas dengan pekerjaan kita sebagai operator sekolah yang sangat banyak pekerjaan yang harus diakses baik dalam jaringan offline, semi online maupun full online.

Ada beberapa aplikasi "OFFLINE" yang bisa dikerjakan bersama-sama untuk mempercepat progress dan pencapaian target pada sebuah lembaga, seperti Aplikasi Dapodik dengan localhostnya di 5774, Aplikasi EDS Dikdasmen atau yang sering disebut dengan PMP Offline dengan localhost 1745 nya.

Nach, cara seting IP statis sendiri sangat mudah Sobat... tidak sesulit yang Sobat bayangkan... Apalagi Sobat yang notabene adalah Proktor atau Teknisi dari UNBK... sudah pasti sangat mahir dalam hal ini...

Langsung saja, untuk melakukan seting IP Statis bisa dimulai diantaranya dengan salah satu cara yang akan Admin coba sampaikan...

1. Klik kanan simbol (icon try ) jaringan yang ada disudut kanan bawah dekstop para Sobat 

2. Pilih Open Network and sharing center

3. Klik Ethernet

4. Muncul kotak dialog ethertnet status, pilih Properties

5. Muncul kotak dialog Ethernet Properties, Pilih IP Version 4 (TCP/IP v 4) lalu pilih properties lagi


6. Muncul dialog IP Versi 4 Properties dan silahkan klik Us the following IP Addres lalu isikan IP addres sesuai dengan selera Sobat semuanya misal 192.168.0.1 atau 192.168.10.1 dan juga boleh 192.168.100.1

7. Setelah mengisi IP Statis tadi, klik subnet mask dan biarkan terisi otomatis (255.255.255.0)

8. Klik OK.

Itulah step by step cara mengisi IP statis pada laptop atau komputer yang kita miliki yang bisa Admin bagikan. Terima kasih atas kunjungannya, dan dinantikan kunjungan berikutnya...


Semoga bermanfaat....