Inspirasi Generasi Milenial Mewujudkan Mimpi

Monday, 5 August 2019

63 Kawasan Transmigrasi Jadi Target Pusat Pertumbuhan Baru

 
63 Kawasan Transmigrasi Jadi Target Pusat Pertumbuhan Baru

Sobat OW| tercinta ....
Sebanyak 63 kawasan transmigrasi menjadi target revitalisasi tahun 2020-2024. Hal tersebut dikatakan Direktur Jenderal Pengembangangan Kawasan Transmigrasi Kementerian Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal, dan Transmigrasi (Kemendes PDTT) M Nurdin pada Rapat Koordinasi Nasional Transmigrasi di Jakarta, Rabu (31/7).

Menurut Nurdin, revitalisasi kawasan transmigrasi bertujuan untuk menciptakan titik-titik pertumbuhan baru. Sehingga menurutnya, hal terpenting dalam revitalisasi tersebut adalah pembangunan infrastruktur dan penyediaan sarana pasca panen.

"63 kawasan transmigrasi di tahun 2020-2024 (revitalisasi) untuk pengembangan ekonominya, agar setiap kawasan dapat menjadi titik-titik pertumbuhan. Cita-citanya itu," ujarnya. 

Nurdin mengatakan, berdasarkan Peraturan Presiden (Perpres) Nomor 50 Tahun 2018, revitalisasi kawasan transmigrasi tak hanya dilakukan oleh Kementerian Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal, dan Transmigrasi saja, namun akan melibatkan kementerian/lembaga terkait. Soal infrastruktur misalnya, akan melibatkan Kementerian PUPR.

"Perpres Nomor 50 tahun 2018 substansinya adalah sinergitas. Sehingga anggarannya tidak hanya berpusat di Kementerian Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal, dan Transmigrasi saja," ungkapnya.

Menurutnya, Rapat Koordinasi tersebut menjadi momentum strategis untuk mengkoordinasikan isu-isu transmigrasi kepada kementerian/lembaga terkait. Koordinasi tersebut, lanjutnya, dapat dilakukan dengan mensinergikan program yang sejalan antar kementerian/lembaga dalam rangka mendukung pengembangan transmigrasi.

"Para Menteri sangat respon dengan program yang sejalan dengan target-target kementerian mereka. Misalnya target swasembada pangan dari Kementerian Pertanian, semoga kawasan transmigrasi bisa men-support," ujarnya.

Rapat Koordinasi Nasional Transmigrasi tersebut akan digelar selama tiga hari, yakni tanggal 31Juli hingga 2 Agustus tahun 2019. Rapat Koordinasi melibatkan 500 peserta perwakilan dari kementerian/lembaga terkait serta perwakilan dari pemerintah provinsi dan pemerintah kabupaten. Rencananya, Wakil Presiden RI, Jusuf Kalla akan hadir pada rapat koordinasi ini pada Kamis (1/8).

sumber https://www.kemendesa.go.id

Demikian informasi mengenai Kawasan Transmigrasi Yang Menjadi Pusat Pertumbuhan Baru yang bisa Admin bagikan. Terima kasih atas kunjungannya dan dinantikan kunjungan berikutnya.

Semoga bermanfaat....

Sunday, 4 August 2019

Usulan Rekrutmen Guru Hingga 2024

 
Usulan Rekrutmen Guru Hingga 2024

Sobat OW| tercinta....
Usulan rekrutmen guru sampai 2024 untuk memastikan sekolah memiliki guru yang cukup dan bermutu. Detail strategi untuk kecukupan guru disekolah negeri dengan cara meyakinkan adanya guru honorer berkualitas untuk mengisi kekurangan, guru honorer kemudian dikonversikan menjadi ASN secara bertahap, melakukan perekrutan ASN untuk menggantikan guru pensiun dan mengisi perkembangan layanan untuk tambahan akses.(Download Materi Kemdikbud)


Dikutip dari gtk.kemdikbud Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud) Muhadjir Effendy, yang membahas soal-soal yang berhubungan dengan guru, guru honorer, yang ditunjuk oleh Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (KemenPAN-RB), Selasa (30/7/2019), di Hotel Bidakara, Jakarta. Rapat koordinasi ini selain dihadiri Mendikbud Muhadjir Effendy dan Menteri PAN-RB Syafruddin, juga dihadiri oleh Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tjahjo Kumolo, Kepala Badan Kepegawaian Negara (BKN) Bima Haria Wibisana, serta diikuti 542 orang yang hadir di seluruh Indonesia.


Berikut dua agenda yang dibahas dalam rapat kordinasi tersebut, yaitu, pertama mengenai perencanaan ASN tahun 2020-2024, dan kedua, tentang pengadaan ASN tahun 2019. Dalam rakor ini, masing-masing kementerian memberikan penjelasan, yaitu, manajemen kebijakan ASN oleh Menteri PAN- BPR, Reformasi pendidikan berbasis zonasi oleh Mendikbud, dan Penguatan sinergi antar SKPD dalam penyusunan kebutuhan ASN oleh Mendagri. Selain itu, perencanaan kebijakan dan pengadaan ASN tahun 2019 oleh Deputi Bidang SDM Aparatur KemenPAN-RB, kebijakan tata kelola pendidikan oleh Dirjen GTK Kemendikbud, Kebijakan pengembangan SDM dalam peningkatan dukungan pendidikan oleh Deputi Menko PMK Bidang Pendidikan dan Agama, dan hasil pencarian bantuan CPNS 2018 oleh Kepala BKN.

Pengadaan Guru PNS

Terkait dengan pengangkatan guru PNS, Mendikbud Muhadjir Effendy, seusai rapat koordinasi membahas tentang pengangkatan guru terbagi atas 3 perubahan, yaitu, pertama untuk menuntaskan guru honorer, tiga untuk guru yang akan menerima pensiun, dan untuk bantuan atau untuk guru jumlah sekolah.


Dalam upaya menuntaskan pengangkatan guru honorer, Mendikbud mengembalikan kembali imbauan MenPAN-RB, “Tadi Pak MenPAN juga sudah membahas lagi tentang pengangkatan guru honorer, yang ada ini mau kita selesaikan,” ujar Mendikbud. Selain itu, Muhadjir Effendy juga menerima kembali agar masa depan guru diperpanjang sembari menunggu pengangkatan ASN yang tetap dan penegasannya akan dibuatkan dalam bentuk surat edaran. ”Nanti akan segera kita buatkan edaran, Insya Allah akan ada surat edaran bersama antara aku dengan Mendagri. Untuk itu, nanti jika ada yang masih nekat mereka tentu saja akan kita beri sanksi. Karena guru penerima kan 60 tahun, saya kira jika masih segar bugar masih bisa bertahan sampai 5 tahun, jadi kita beri kesempatan sampai tahun 2024 kami berjanji akan berusaha untuk menuntaskan masalah guru honorer.

Demikian informasi mengenai Usulan Rekrutmen Guru Hingga Tahun 2024 yang bisa Admin sampaikan. Terima kasih atas kunjungannya dan dinantikan kunjungan berikutnya.

Semoga bemanfaat....

Saturday, 3 August 2019

Program Peningkatan Kompetensi Pembelajaran Berbasis Zonasi

 
Program Peningkatan Kompetensi Pembelajaran Berbasis Zonasi

Sobat OW| tercinta...
Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud) Muhadjir Effendy mengimbau para calon guru inti untuk turut serta bekerja keras membangun sumber daya manusia (SDM) Indonesia. Hal ini, lanjut Menteri Muhadjir, dilakukan dengan cara proaktif melaksanakan tugas di masing-masing zona layanan pendidikan tempat guru inti bertugas. Demikian disampaikan Mendikbud Muhadjir Effendy saat membuka Pembekalan Calon Guru Inti Program Peningkatan Kompetensi Pembelajaran Berbasis Zonasi, Jumat (26/7/2019), di Surabaya, Jawa Timur. Kegiatan pembekalan ini berlangsung pada tanggal 26 Juli s.d. 2 Agustus 2019.


"Guru adalah ujung tombak untuk membenahi layanan pendidikan di masing-masing zona," ujar Muhadjir Effendy. Sehingga, lanjutnya, definisi keberhasilan guru haruslah diubah, yaitu dapat mendidik dan mengantarkan seluruh siswa menjadi berprestasi, tanpa diskriminasi. "Guru yang hebat itu bisa mengantar semuanya menjadi pintar, dan sekolah favorit itu bisa mengantar seluruh siswa menjadi pintar," ujarnya. Menteri Muhadjir berharap para guru dapat lebih meningkatkan kontribusinya untuk mendukung pembangunan SDM Indonesia guna menyongsong bonus demografi. "Pembangunan SDM menjadi fokus perhatian dari Pemerintah, para guru supaya bekerja keras, tidak bisa lagi bermain-main dengan tunjangan profesi, terima tunjangan tapi tetap malas," ujarnya.

Peserta kegiatan Pembekalan Calon Guru Inti Program Peningkatan Kompetensi Pembelajaran (PKP) Berbasis Zonasi yang diselenggarakan di Surabaya berasal dari 43 kota/kabupaten dari 17 Provinsi di Indonesia, meliputi Aceh, Banten, D.I. Yogyakarta, DKI Jakarta, Gorontalo, Jawa Barat, Jawa Tengah, Jawa Timur, Lampung, Maluku Utara, Nusa Tenggara Timur, Sulawesi Barat, Sulawesi Selatan, Sulawesi Tengah, Sulawesi Utara, Sumatera Barat, dan Sumatera Utara. Program ini bertujuan untuk memaksimalkan peran guru inti, kepala sekolah, dan pengawas sekolah pada kelompok kerja di zonasinya.


Supriano, Direktur Jenderal Guru dan Tenaga Kependidikan Kemendikbud, menjelaskan mengenai adanya perubahan skema pelatihan kompetensi guru. “Pelatihan sebelumnya, dilatih di pusat, tapi mulai 2019, dikaitkan dengan penguatan kompetensi pembelajaran, menjadi pelatihan berbasis zonasi dengan melatih para guru inti menjadi fasilitator yang baik, mencakup dari sekolah dasar hingga sekolah menengah,” ujar Supriano. Ditambahkan Supriano, Program Peningkatan Kompetensi Pembelajaran (PKP) akan memaksimalkan peran guru inti, kepala sekolah, dan pengawas sekolah di kelompok kerja di zonanya masing-masing. Peningkatan kompetensi ini berbiaya murah karena berbasis zonasi. Guru tidak perlu meninggalkan kegiatan belajar dan mengajar (KBM) di kelas, melaksanakan peer teaching pada kegiatan kelompok kerja, serta peer learning sesama guru dalam zonasinya. Selain itu, kerjasama antara guru secara berkomunitas _(community learning), serta kepala sekolah dan pengawas sekolah saling bertukar pengalaman. Pelatihan dilakukan berdasarkan pendekatan masalah yang berawal dari refleksi diri dan analisis hasil UN/USBN serta ujian sekolah. Implementasi program PKP akan berpusat pada kegiatan di zonasi, di mana guru akan melakukan peningkatan kompetensi di zonanya masing-masing, guru tidak lagi dikumpulkan di kabupaten/kota dalam waktu tertentu dan meninggalkan kelas.

Supriano berharap para guru inti yang telah dilatih dapat menjadi pelaku perubahan layanan pendidikan di zona masing-masing pada Tahun Ajaran 2019/2020. “Diharapkan guru inti mulai Tahun Ajaran 2019/2020 ini bisa menjadi pelaku peran perubahan di tingkat zonasi,” ujarnya.


Menteri Muhadjir menegaskan, perubahan skema pelatihan bertujuan untuk efektivitas dan efisiensi dalam menyelesaikan masalah layanan pendidikan di tiap daerah. “Tidak boleh lagi ada pelatihan di pusat, berbulan-bulan tapi tidak ada hasilnya. Dari pusat akan turun, super klinis, menyelesaikan masalah apa dan diselesaikan disitu", ujar Muhadjir. Pelatihan, lanjutnya, akan memfokuskan pada permasalahan layanan pendidikan, dan menggunakan Ujian Nasional sebagai identifikasi sumber permasalahan. “Sumbernya Ujian Nasional karena itu capaian riil dari anaknya (siswa), tidak ada lagi sontek, itu hasil kerja anak kita,” tegas Menteri Muhadjir.

Sebelumnya, pembekalan guru inti telah dilaksanakan di empat lokasi, meliputi Surabaya-1, Bali-1, Solo dan Yogyakarta. Selanjutnya, kegiatan pembekalan akan berlangsung di tiga lokasi, yaitu Jakarta, Makassar, dan Bali-2. Peserta atau guru inti yang telah mendapatkan pembekalan berjumlah 750 orang, terdiri dari 90 guru kelas Sekolah Dasar dan guru mata pelajaran (mapel) Bahasa Indonesia, 118 guru mapel bahasa Inggris, 111 peserta dari mapel Matematika, 114 peserta dari mapel Ilmu Pengetahuan Alam (IPA), 88 peserta dari mapel Ilmu Pengetahuan Sosial (IPS), dan 89 peserta dari mapel Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan (PPKn) untuk jenjang Sekolah Menengah Pertama (SMP)

sumber https://www.kemdikbud.go.id

Berikut Buku Pegangan Pembelajaran Berorientasi pada Keterampilan Berpikir Tingkat Tinggi, Buku Pedoman Program Peningkatan Kompetensi Pembelajaran Berbasis Zonasi, Buku Penilaian Pembelajaran Berorientasi pada Keterampilan Berpikir Tingkat Tinggi, dan Buku pegangan Narasumber Nasional/Instruktur Nasional/Guru Inti Program Peningkatan Kompetensi Pembelajaran Berbasis Zonasi, yang semuanya diterbitkan oleh Direktorat Jenderal Guru dan Tenaga Kependidikan Kementrian Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonsia

Untuk lebih lengkapnya, silahkan Sobat OW bisa unduh buku pegangan diatas pada link berikut :

Demikian informasi mengenai Peningkatan Kompetensi Pembelajaran Berbasis Zonasi yang bisa Admin bagikan. Terima kasih atas kunjungannya, dan dinantikan kunjungan berikutnya.

Semoga bermanfaat....

Friday, 2 August 2019

Gaji Guru Honorer Dinaikkan 125 Persen Oleh Gubernur

 
Gaji Guru Honorer Dinaikkan 125 Persen Oleh Gubernur


Sobat OW | tercinta....

Pemerintah Provinsi Sumatera Utara bersama DPRD telah mengesahkan Rancangan Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) Sumatera Utara tahun 2018 – 2023 

Gubernur Sumatera Utara Edy Rahmayadi menaikkan gaji guru honorer dalam RPJMD dari Rp40.000 per jam menjadi Rp90.000. Hal tersebut lebih tinggi dari usulan DPRD Sumatera Utara yakni Rp60.000 per jam.

“Itu sudah saya hitung, makanya saya berani menetapkan angka itu, bahkan saya mau kalau bisa Rp100.000 per jam,” kata Edy Rahmayadi saat membacakan hasil penetapan sidang paripurna DPRD Sumatera Utara mengenai RPJMD, di Gedung DPRD Sumut.


Edy menjelaskan, meski hanya dapat menetapkan di angka Rp90.000, dia berharap para guru honorer dapat mensyukurinya. Sebab selama ini para guru honorer hanya menerima upah Rp40.000 per jam.

Sedangkan untuk meningkatkan kualitas dan keterjangkauan pendidikan, Gubernur Edy menetapkan 10,5 tahun rata-rata lama sekolah yang mendapat bantuan subsidi. Hal tersebut dilakukan karena keterbatasan anggaran yang ada.
“Apabila mengacu pada perintah undang-undang harusnya sampai 12 tahun, tapi saat ini uang kita belum cukup. Kalau dihitung-hitung bisa Rp300 miliar-Rp400 miliar per tahun untuk kita mensubsidi sekolah,” jelasnya.

Dalam pidatonya, Edy Rahmayadi berkomitmen untuk meningkatkan kualitas dan pemerataan pendidikan di Sumatera Utara. Salah satu langkah yang akan dilakukan yakni dengan memberlakukan sistem” “guru terbang”.



“Nanti yang PNS atau honorer kita bikin sistem mengajar ke daerah-daerah tertinggal, supaya terpenuhi kebutuhan tenaga pengajar di sana. Imbalannya apa? Pemprov akan berikan tambahan insentif

Sumber : indonesiainside.id

Itu kabar gembira untuk kawan-kawan yang bertugas di Provinsi Sumatera Utara ya... Lantas bagaimana kabar honorer di wilayah lainnya ? Mari kita berdo'a bersama semoga saja kenaikan gaji honorer Provinsi Sumatera Utara tadi bisa mendorong wilayah lain untuk mengikuti jejaknya.. Semoga...

Demikian informasi mengenai Gubernur Naikkan Gaji Guru Honorer Naik 125 Persen yang bisa Admin bagikan. Terima kasih atas kunjungannya, dan dinantikan kunjungan berikutnya.

Semoga bermanfaat....

Tuesday, 30 July 2019

Readmore Berganti Menjadi Gambar

 
Cara Mengganti Tulisan Read More Pada Blog Dengan Gambar

Sobat OW| tercinta....

Read More merupakan salah satu cara untuk bisa menampilkan ringkasan dari beberapa postingan yang ada pada sebuah blog agar bisa tampil menjadi satu halaman awal.

Bnayak modifikikasi readmore yang bisa kita jumpai dan kita temukan di sebuah blog. Ada yang menggantinya dengan tulisan lain seperti Selanjutnya, Berikutnya, Selengkapnya dan ada pula yang lainnya.

Kali ini, Admin akan coba bagikan mengenai Mengganti Tulisan Read More Dengan Gambar. Jadi Read More yang kita bahas diatas tadi kita gantikan posisinya dengan sebuah gambar. Gambar apa yang mau kita gunakan..? Itu terserah Sobat CC semua untuk menempatkan gambar sebagai pengganti read more tadi.
Baik, langsung saja... Berikut tahapan yang akan kita jalani bersama dalam mengganti Read More dengan sebuah gambar.
1. Buat gambar terlebih dahulu yang akan kita gunakan sebagai pengganti readmore tadi direkomendasikan ukurannya 130x50 pixel.

2. Upload Gambar yang sudah kita buat tadi ke Draft Postingan Sobat pad Blogger yang Sobat miliki layaknya Sobat membuat postingan seperti biasanya namun tidak di publish kan hanya disimpan saja.
3. Copy link dari gambar yang sudah Sobat upload tadi dengan cara klik kanan gambar, lalu pilih open in new tab sehingga pada bilah bar alamat dibagian atas browser yang Sobat gunakan bisa terlihat dan didapatkan link alamat dari gambar yang telah Sobat upload tadi, silahkan di copy.
4. Masuk ke akun blogger
5. klik Template
6. lalu pilih Edit HTML kemudian klik Lanjutkan
7. selanjutnya centang pada kotak Expand Template Widget
8. Lalu cari kode berikut <data:post.jumpText/>, untuk mempercepat pencarin gunakan CTRL+F lalu ketikan <data:post.jumpText/>

sehingga akan muncul kode seperti berikut


<b:if cond='data:post.hasJumpLink'>
      <div class='jump-link'>
        <a expr:href='data:post.url + &quot;#more&quot;' expr:title='data:post.title'><data:post.jumpText/></a>
      </div>
    </b:if>

lihat kode yang berwarna kuning, ganti dengan kode <img src="ISI DENGAN URL GAMBAR"/> pada kode ini ganti tulisan yang berwarna hijau dengan url gambar yang ingin di jadikan icon / gambar pada Read More
9. Klik Pratinjau jika tulisan Read More pada tab baru yang terbuka telah terganti dengan gambar maka langkah kita telah berhasil.
10. Jika berhasil klik Simpan Template.

Demikian informasi Mengenai Cara Mengganti Tulisan Read More Denagn Gambar yang bisa Admin bagikan, terima kasih atas kunjungannya dan dinantikan kunjungan berikutnya....

Semoga bermanfaat....

Friday, 26 July 2019

Persiapan Dokumen dan Data untuk Aplikasi Dapodikdasmen Versi 2020

 
Persiapan Dokumen dan Data untuk Aplikasi Dapodikdasmen Versi 2020

Sobat OW| tercinta....

Dapodikdasmen merupakan sebuah aplikasi yang dikembangkan oleh direktorat jenderal pendidikan dasar dan menengah sebagai salah satu cara yang digunakan pada satuan lembaga pendidikan dalam mengentri dan menyampaikan informasi mengenai keadaan dadn keberadaan lembaga ke pusat melalui metode sinkronisasi.

Sebelum Dapodikdasmen Versi 2020 release, berikut Admin bagikan informasi mengenai hal-hal  yang perlu Sobat OW persiapkan untuk menyambut kehadiran Aplikasi Dapdik Versi 2020 tersebut, diantaranya sebagai berikut seperti yang Admin kutip dari halaman resminya http://dapo.dikdasmen.kemdikbud.go.id/berita/persiapan-dokumen-dan-data-untuk-aplikasi-dapodikdasmen-versi-2020 dibawah ini ;
Yang terhormat,

1. Kepala Dinas Pendidikan Provinsi
2. Kepala LPMP
3. Kepala Dinas Pendidikan Kab/Kota
4. Kepala Sekolah SD, SMP, SLB, SMA dan SMK
5. Operator aplikasi Dapodikdasmen
Di seluruh Indonesia

Assalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh

Aplikasi Dapodikdasmen Versi 2020 saat ini sedang dalam tahap pengujian, dan direncanakan akan dirilis pada awal Agustus 2019. Terdapat beberapa pembaruan yang cukup besar pada versi baru ini. Berikut ini informasi terkait beberapa pembaruan yang dimaksud:

A. SARANA PRASARANA

Seiring pemanfaatan data Sarana dan Prasarana (Sarpras) untuk program pendidikan, kebutuhan informasi Sarpras semakin berkembang. Pembaruan data Sarpras diharapkan dapat mendukung evaluasi dan perumusan kebijakan serta transaksional yang menggunakan data Sarpras. Pembaruan pada data Sarpras ini paling signifikan. Data Sarpras akan lebih dirinci dan dibagi dalam tiga submenu, yaitu:

1. Tanah & bangunan

Pendataan Sarpras yang sebelumnya mendata ruangan-ruangan yang ada di sekolah kini akan lebih berkembang. Sekolah diharapkan dapat memberikan informasi tambahan berupa data tanah serta bangunan yang digunakan oleh ruangan tersebut.

    •  Tanah

Data tanah yang sebelumya ada pada menu sekolah, kini akan berpindah pada menu Sarpras. Selain data luas tanah yang telah diisi sebelumnya, informasi terkait tanah diharapkan dapat memuat ukuran serta dokumen kepemilikan.


    •  Bangunan

Data bangunan akan dikelompokkan berdasarkan lokasi tanah. Pada data bangunan diharapkan dapat memuat informasi jumlah lantai pada sebuah bangunan, kepemilikan, serta ukuran setiap komponen bangunan.


2. Ruang

Menu Ruang memuat data prasarana pada aplikasi versi sebelumnya. Pada menu ruang data akan dikelompokkan menjadi beberapa ruang utama dan ruang penunjang. Data ruang akan terhubung dengan data bangunan, dimana diharapkan akan diketahui jumlah ruangan pada sebuah bangunan. Selain informasi kondisi ruang, informasi tambahan yang diharapkan diisi dari sekolah adalah ukuran dari setiap komponen bangunan.


3. Alat, Angkutan dan Buku

Menu ini berisi data sarana yang dikelompokkan menjadi 3 komponen utama yaitu:

    •  Alat

Menu alat berisi data peralatan pendidikan yang berada pada setiap ruang. Data ini dikelompokkan berdasarkan jenis alat dan diharapkan diketahui berapa jumlah dan kondisi alat di setiap ruang.

    •  Angkutan

Pembaruan data sarana salah satunya yaitu pendataan data angkutan. Data angkutan berisi data kendaraan-kendaraan yang digunakan untuk operasional sekolah. Informasi yang diminta adalah berupa jenis angkutan serta kepemilikan dan dokumen kendaraan.

    •  Buku

Referensi buku baik jenis buku teks dan buku non-teks semakin diperkaya. Sekolah diharapkan dapat mengisi dengan lengkap informasi buku, jumlah, status kelaikan serta lokasi buku berada.


B. PESERTA DIDIK

Pembaruan selanjutnya pada menu Peserta Didik, yaitu ada penambahan atribut baru dan mengingatkan kembali informasi terkait prosedur mutasi dan kelulusan.

1. Nomor Kartu Keluarga (KK)

Sekolah untuk segera melakukan sosialisasi agar peserta didik mempersiapkan data Nomor Kartu Keluarga (KK).

2. Peserta Didik Tidak Lulus

Sesuai informasi sebelumnya bahwa proses kelulusan untuk peserta didik tingkat akhir, yaitu kelas 6, 9 dan 12 akan dilakukan oleh Admin Dapodik Pusat secara otomatis oleh sistem. Bagi peserta didik yang tidak lulus, prosedur yang harus dilakukan oleh sekolah yaitu berkoordinasi dengan Dinas Pendidikan untuk membatalkan status kelulusan data peserta didik yang tidak lulus tersebut melalui Manajemen Dapodikdasmen untuk Dinas Pendidikan.

3. Peserta Didik Mutasi

Untuk peserta didik yang mutasi ke sekolah lain pada semester 1 Tahun Ajaran 2019/2020 ini, proses mutasi pada Dapodik dilakukan setelah Aplikasi Dapodikdasmen versi 2020 dirilis dan sudah melakukan sinkronisasi dengan versi baru tersebut. Hal ini dilakukan untuk memudahkan proses pemetaan siswa mutasi ke dalam rombel.

C. GURU DAN TENAGA KEPENDIDIKAN (GTK)

Pembaruan selanjutnya adalah pada menu GTK, yaitu adanya penambahan atribut baru berupa:

1. Nomor Kartu Keluarga (KK)

Sekolah untuk segera melakukan sosialisasi agar GTK mempersiapkan data Nomor Kartu Keluarga (KK).

2. Nomor Unik Kepala Sekolah (NUKS)

Penambahan atribut nomor KK dan NUKS ini dilakukan untuk mengakomodasikan kebutuhan para pemangku kepentingan untuk melakukan evaluasi, pembinaan GTK serta perumusan kebijakan serta mendukung transaksional GTK berbasis data Dapodik.

Demikian informasi yang kami sampaikan. Setiap satuan pendidikan diharapkan dapat menyiapkan dokumen-dokumen dan data yang dibutuhkan untuk selanjutnya diinput oleh petugas pendataan untuk kelancaran proses pendataan. Atas perhatian dan kerjasama Bapak/Ibu serta teman-teman operator sekalian, kami ucapkan terima kasih.

Wassalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh


Salam Satu Data,
Admin Dapodikdasmen

Demikian infromasi mengenai Persiapan Dokumen dan Data Untuk Aplikasi Dapodikdasmen Versi 2020 yang bisa Admin bagikan, terima kasih atas kunjungannya dan dinantikan kunjungan berikutnya....

Semoga bermanfaat....